Gambar: Picture1

Medan, 4 Juli 2026 – Dalam upaya mengakselerasi transformasi digital di seluruh pelosok negeri, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Republik Indonesia, Nezar Patria, melakukan kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi di Aula Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Komdigi Medan pada Sabtu sore. Kunjungan ini dihadiri oleh pimpinan dan para pegawai BBLSDM Medan, serta perwakilan dari Balai Monitoring Medan dan Biro Umum.

Kehadiran Wamen di sela-sela kepadatan agendanya disambut hangat oleh keluarga besar BBLSDM Komdigi Medan. Rapat koordinasi dibuka dengan laporan dari Plt. Kepala BBLSDM Komdigi Medan, Dr. Christiany Juditha, S.Sos., MA, yang memaparkan kondisi terkini balai yang menaungi 8 provinsi, mulai dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan Barat.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran dalam dua tahun terakhir, BBLSDM Medan membuktikan komitmennya untuk tetap produktif. "Kami terus menjalin kerja sama strategis dan kolaborasi anggaran dengan pemerintah daerah maupun perguruan tinggi dalam penyelenggaraan program pengembangan SDM digital, termasuk kerja sama terakhir yang kami jajaki yaitu pelatihan ASN dengan Pemkab Aceh Tengah," ungkap Juditha. Juditha juga menambahkan bahwa target capaian tahun ini tetap berada pada jalurnya melalui optimalisasi metode pelatihan daring.

Penguatan Talenta Digital dan Infrastruktur

Dalam arahannya, Wamen Nezar Patria mengapresiasi kinerja luar biasa dan memaparkan bahwa pengembangan talenta digital merupakan pilar utama dari Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Komdigi hingga 2029 dengan tajuk "Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga".

"Provinsi Sumatera Utara memiliki tingkat penetrasi internet sebesar 86,6% dengan kualitas konektivitas di atas rata-rata nasional. Ini adalah modal krusial. Namun, kita tidak ingin Indonesia hanya menjadi user atau pasar dari platform global. Kita harus mencetak talenta yang mampu menjadi developer," tegas Wamen Nezar Patria.

Wamen menginstruksikan BBLSDM Medan untuk terus kreatif, menjaring bakat-bakat di kampus melalui program AI Talent Factory, serta berkolaborasi dengan korporasi/swasta melalui wadah seperti Digital Talent Academy (DTA) dan Digital Leadership Academy. Hal ini penting agar pengembangan SDM (human first) sejalan dengan tren geopolitik dan penguasaan kecerdasan buatan (AI) secara global.

Inovasi Pertahanan Siber Anak Bangsa

Kunjungan ini juga diwarnai dengan paparan inovatif dari BBLSDM Medan terkait pengembangan platform pertahanan siber (cybersecurity). Tim balai mempresentasikan platform yang dikembangkan secara internal—dengan konsep real-time monitoring mirip sistem Iron Dome—untuk mendeteksi injeksi siber dan anomali IP Address.

20260707161514-blobid1.jpg

Inovasi ini direspons sangat positif oleh Wamen Komdigi. "Membangun platform keamanan siber karya anak bangsa sangat penting untuk menjaga kedaulatan data kita. Silakan terus diuji coba dan disempurnakan, untuk nantinya dikoordinasikan secara spesifik dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sesuai tupoksi keamanan siber," arah Nezar Patria.

Kegiatan ini turut diisi dengan sesi diskusi interaktif terkait penyelarasan kebijakan pusat dan daerah (alignment), serta strategi menghindari tumpang tindih (overlapping) dengan sektor swasta. Wamen menekankan bahwa pemerintah berfokus pada perumusan regulasi yang inklusif dan berdaulat, sedangkan swasta dan kampus membantu transfer pengetahuan yang adil.

Rapat ditutup dengan harapan besar bahwa BBLSDM Komdigi Medan, dengan "anggaran kecil, mimpi besar, dan kinerja besar", akan terus menjadi fondasi utama pembangunan talenta digital Indonesia demi menyambut peluang sebagai pemimpin teknologi di kawasan ASEAN (RDSK).


Label
talenta digital, wamen, bblsdm medan