Medan, 12 Juli 2026 - Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Komunikasi dan Digital Medan turut berkontribusi menyukseskan perhelatan Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 8–12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Dalam acara akbar yang dihadiri oleh sekitar 3.650 anggota Pramuka Penggalang dari seluruh Sumatera Utara ini, BBLSDM Komdigi Medan mengambil peran strategis untuk meningkatkan literasi dan kompetensi digital generasi muda. Partisipasi nyata ini diwujudkan melalui pembukaan Booth Edukasi Microskill dan penyelenggaraan Pelatihan Drone di area Zona Teknologi kepramukaan.
Edukasi Interaktif di Booth Microskill
Kehadiran Booth Edukasi Microskill menjadi salah satu pusat perhatian para peserta jambore, pembina, serta pendamping sejak sesi pagi hingga sore hari. Melalui booth ini, BBLSDM Komdigi Medan secara masif mensosialisasikan program Digital Talent Scholarship (DTS) dan Microskill, yakni platform pelatihan keterampilan digital bersertifikat resmi yang dirancang secara mandiri (self-paced), gratis, dan berbasis video on-demand.
Tim dari BBLSDM Komdigi Medan memberikan pendampingan langsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengenalan platform, tetapi juga dipandu secara praktis mengenai cara registrasi akun di portal resmi Digitalent Komdigi, hingga demonstrasi fitur pembelajaran. Antusiasme pengunjung semakin tinggi dengan adanya berbagai kegiatan interaktif, sesi konsultasi, serta pembagian merchandise menarik yang disediakan untuk mendorong eksplorasi materi pembelajaran digital.

Pelatihan Drone Berbasis Keselamatan dan Regulasi
Selain fokus pada pengembangan keterampilan perangkat lunak melalui Microskill, BBLSDM Komdigi Medan juga memberikan edukasi terkait perangkat keras melalui Pelatihan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone sebagai salah satu wahana andalan di Zona Teknologi. Pelatihan ini tidak hanya sebatas pengenalan komponen dan teknik dasar penerbangan, tetapi sangat menekankan pentingnya kepatuhan regulasi dan keselamatan terbang.

Para anggota Pramuka diajarkan mengenai etika privasi, larangan melanggar area terlarang (No Drone Zone), serta aturan batas maksimal ketinggian terbang 120 meter di atas permukaan tanah sesuai Peraturan Menteri Perhubungan PM 37 Tahun 2020. Melalui pelatihan komprehensif ini, BBLSDM Komdigi Medan berupaya memastikan generasi muda mampu memanfaatkan teknologi udara secara legal, aman, dan bertanggung jawab untuk berbagai kebutuhan seperti dokumentasi, pemetaan, dan inspeksi lapangan.
Sinergi Kepramukaan dan Talenta Digital
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jamdasu XI 2026, Kepala BBLSDM Komdigi Medan, Dr. Christiany Juditha, S.Sos., M.A., turut hadir langsung mendampingi rangkaian kegiatan hingga penutupan acara. Kehadiran beliau menegaskan komitmen nyata instansi dalam menyinergikan pendidikan karakter kepramukaan dengan penguatan talenta digital nasional.

Terkait partisipasi ini, Kepala BBLSDM Komdigi Medan menyampaikan, "Kehadiran BBLSDM Komdigi Medan di Jamdasu XI 2026 bukan sekadar pameran, tetapi wujud komitmen nyata kami dalam mencetak talenta digital Indonesia yang unggul. Melalui sinergi antara pendidikan karakter Gerakan Pramuka dan literasi digital, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memiliki jiwa kepemimpinan, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital secara produktif, kreatif, dan penuh tanggung jawab."
Melalui program edukasi Microskill dan Pelatihan Drone ini, BBLSDM Komdigi Medan berharap dapat terus memperluas akses masyarakat, khususnya generasi muda Sumatera Utara, terhadap program pengembangan keterampilan digital yang relevan dengan tantangan era transformasi digital saat ini.(RDSK).
Label
jamdasuxi, bblsdm komdigi medan