Gambar: Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Ahmad Sirajudin menerima Kunjungan Frans H. S. Sembiring dan tim BBLSDM Komdigi Medan

Bangka Tengah – Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM) Komdigi Medan melaksanakan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka pelaksanaan pelatihan Digital Talent Academy (DTA) 2026, Kamis (26/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Komplek Perkantoran Pemprov, Jalan Pulau Belitung, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah ini disambut positif dan menjadi langkah strategis dalam memperluas ekosistem pelatihan digital di Kepulauan Bangka Belitung.

Dari pihak BBLSDM Komdigi Medan, kegiatan ini dipimpin oleh Frans Hendra Suryanta Sembiring, ST, MSM, yang mewakili Plt. Kepala BBLSDM Komdigi Medan, didampingi Ahmad Rozy, Prini Zunita Siregar, dan Sekar Nagita Ramadhani. Sementara itu, Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Ahmad Sirajudin; Ketua Tim Pengembangan Informasi, Sentosa Lumban T; perwakilan Tim e-Government Digital, Ovi Mahmud Noviani; serta perwakilan Bidang e-Government dan Statistik, Muhammad Erisco. Turut hadir pula Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto, SST.

Dalam pertemuan tersebut, Frans Hendra Suryanta Sembiring memaparkan perubahan nomenklatur lembaga yang semula bernama BBPSDMP Kominfo Medan menjadi BBLSDM Komdigi Medan, serta penambahan wilayah kerja hingga ke Provinsi Kalimantan Barat. Ia juga memperkenalkan tema-tema pelatihan Digital Talent Academy tahun 2026, yang mencakup empat klaster utama: keterampilan dasar, literasi digital, talenta digital, dan aparatur digital. Pelatihan tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada bulan Maret 2026 secara daring (online).

Frans H. S. Sembiring menyerahkan plakat ke Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Ahmad Sirajudin

Muhammad Erisco Kabid. e-Government dan Statistik menyampaikan bahwa Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan BPSDM Jakarta dan memiliki rekam jejak pelatihan yang berjalan efektif. Hal ini menjadi modal kepercayaan yang kuat bagi kedua pihak untuk menjalin kerja sama lanjutan dalam payung DTA 2026.

"Pelatihan bidang digital sangat penting bagi Kepulauan Bangka Belitung untuk memperkuat talenta digital daerah dan mendukung peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). Kami berkomitmen untuk ikut serta dalam pelatihan Digital Talent Academy, khususnya klaster Aparatur Digital, dan akan mensosialisasikannya kepada para ASN di lingkungan kami," ujar Muhammad Erisco.

Dalam sesi diskusi, terdapat informasi bahwa untuk bulan Maret, dua tema pelatihan utama yang diminati, yaitu Pemanfaatan AI dalam Pemerintahan dan Social Media Analyst, telah mencapai batas kuota maksimal. Namun, tema AI for Content Creation masih membuka kuota dan akan segera dioptimalkan pengisiannya. Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mengusulkan penyelenggaraan pelatihan secara luring (offline) dan menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi kebutuhan tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan.

Koordinasi ini merupakan bagian dari kunjungan kerja tim BBLSDM Komdigi Medan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 25–27 Februari 2026, yang juga mencakup sosialisasi Microskill di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Komitmen bersama yang terbangun diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama guna memastikan program DTA 2026 dapat menjangkau lebih banyak peserta di Kepulauan Bangka Belitung. (FS)


Label
bangka belitung, bblsdm, komdigi medan, dta 2026