Gambar: Kak Itha saat Tapping talkshow Sapa Sumut di Kompas TV Medan.

Medan, 30 April 2025 — Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Medan menyelenggarakan pelatihan digital secara gratis bagi masyarakat umum, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di delapan provinsi wilayah kerjanya. Hal itu disampaikan Plt. Kepala BBLSDM Komdigi Medan, Dr. Christiany Juditha, S.Sos., M.A., saat menjadi narasumber dalam talkshow Sapa Sumut di Kompas TV Medan.

"Di era digital saat ini, kita dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan. Jangan pernah berhenti belajar, karena teknologi akan terus berkembang," ujar Christiany dalam tayangan tersebut.

Seluruh program pelatihan dapat diakses melalui platform Digital Talent Academy (DTA) — yang sebelumnya dikenal sebagai Digital Talent Scholarship (DTS). Masyarakat dapat memilih pelatihan sesuai kebutuhan dan minat tanpa dipungut biaya apapun.

Tema pelatihan yang tersedia mencakup pemasaran digital, pengembangan keterampilan teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Bagi mahasiswa, pelatihan disesuaikan dengan bidang studi seperti coding dan cybersecurity. Sementara bagi ASN, pelatihan difokuskan pada penguatan kompetensi digital, termasuk pembuatan konten kreatif pemerintahan, analisis media sosial, dan pemanfaatan AI dalam pekerjaan.

20260505162703-mceclip0.jpg

Kak Itha menegaskan bahwa seluruh instruktur yang terlibat telah melalui proses seleksi ketat dan memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikasi resmi yang dapat menjadi nilai tambah pendamping ijazah di dunia kerja.

Sebagai upaya mendukung penyerapan tenaga kerja, BBLSDM turut menghadirkan aplikasi "Deploy" — sebuah platform yang menghubungkan alumni pelatihan dengan perusahaan yang membutuhkan talenta digital siap kerja. Inisiatif ini lahir dari kebutuhan alumni dan permintaan nyata dari sektor industri.

Di Kota Medan, BBLSDM menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Indonesia serta sejumlah institusi pendidikan tinggi dan sekolah, guna memperluas jangkauan pelatihan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan peserta dari berbagai latar belakang.

Program ini juga menjangkau daerah terpencil dengan keterbatasan jaringan internet. Tim BBLSDM bahkan membawa fasilitas pendukung agar pelatihan tetap dapat terlaksana. Tingginya antusiasme warga di daerah tersebut disebut menjadi motivasi utama keberlangsungan program.

Merespons pesatnya perkembangan teknologi AI, Kak Itha menekankan pentingnya pemahaman etika dalam pemanfaatannya. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi — mereka juga perlu memahami batasan dan tanggung jawab yang menyertainya.

Kak Itha juga mengingatkan kehadiran BBLSDM Komdigi Medan sebagai bentuk dukungan terhadap visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM nasional, sekaligus menjadikan Kota Medan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia.


Label
komdigi, bblsdm, medan, pelatihan, digital.