Gambar: Laporan Tahunan BBPSDMP Kominfo Medan 2025

Medan - 11 February 2026. Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BBPSDMP) Kominfo Medan telah menerbitkan Buku Laporan Tahunan 2025. Publikasi ini mendokumentasikan secara komprehensif seluruh capaian program Digital Talent Scholarship (DTS) yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 di tujuh provinsi wilayah kerja lembaga BBPSDMP Kominfo Medan

Penerbitan buku ini merupakan bentuk akuntabilitas publik BBPSDMP Kominfo Medan selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital. Laporan disusun dalam konteks masih rendahnya pilar Pemberdayaan (34,32) dan Pekerjaan (42,91) pada Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, yang mengindikasikan kesenjangan signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan talenta digital nasional.

20260211160834-mceclip0.png

Secara keseluruhan, program DTS 2025 mencatatkan completion rate 91,16% dari 13.806 peserta onboarding pada program tatap muka. Di luar itu, Pelatihan Mikroskill yang bersifat mandiri (self-paced) berhasil meluluskan 48.106 peserta, sementara Fresh Graduate Academy (FGA) yang dilaksanakan secara full online meluluskan 1.721 orang.

Keenam akademi DTS menunjukkan kinerja yang konsisten tinggi. Digital Entrepreneurship Academy (DEA) menjadi program dengan peserta terbanyak sekaligus mencatatkan completion rate tertinggi sebesar 94,39% dengan 5.236 lulusan. Program ini efektif menjadi inkubator wirausaha digital, mengingat 41,7% pesertanya merupakan calon pelaku usaha baru dengan fokus pelatihan pemasaran digital.

20260211161156-mceclip1.png

Thematic Academy (TA) mencatatkan completion rate 93,77% dengan peserta yang didominasi pelajar dan mahasiswa sebesar 68,8%. Government Transformation Academy (GTA) berhasil melatih 2.991 aparatur sipil negara dengan fokus pada Pemanfaatan AI di Pemerintahan, Cybersecurity, dan Smart City Analyst, menegaskan urgensi transformasi birokrasi berbasis teknologi. Sementara itu, VSGA berhasil mencetak tenaga kerja digital siap pakai melalui sinergi dengan mitra kampus vokasi seperti Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan Politeknik Negeri Medan.

“BBPSDMP Kominfo Medan tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan kapasitas SDM digital, tetapi juga memperkuat ekosistem transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.”

Buku laporan ini juga menyajikan pemetaan wilayah prioritas pelaksanaan DTS berdasarkan metodologi terukur: 70% bobot selisih ketersediaan-kebutuhan talenta digital dan 30% jumlah angkatan kerja, dengan kuota khusus daerah 3T. Cakupan wilayah meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Profil demografis menunjukkan inklusivitas program dengan dominasi peserta perempuan (55,7%) dan tingginya partisipasi Gen-Z (15–25 tahun) yang mayoritas berstatus pelajar dan mahasiswa. Data ini menegaskan keberhasilan penetrasi literasi digital pada sektor penguatan UMKM dan penyiapan talenta muda.

Ke depan, sinergi lintas sektor dan inovasi program pelatihan akan terus diperkuat guna memastikan talenta digital Indonesia mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional menuju Visi Indonesia Emas 2045. (BIBS/RDS/DS)

📖 Baca Buku Laporan Tahunan 2025 selengkapnya:

LAPTAH BBPSDMP KOMINFO MEDAN 2025


Label