Gambar: Pelatihan Aparatur Digital Kota Cilegon Ditutup, Peserta Rasakan Manfaat Nyata Pemanfaatan AI untuk Pemerintahan

Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bandung resmi menutup kegiatan Pelatihan Aparatur Digital bertema Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pemerintahan Batch 6 Kota Cilegon Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 2–5 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pekerjaan pemerintahan. Materi yang diberikan meliputi teknik menyusun prompt yang efektif, pemanfaatan AI untuk perencanaan kerja, pembuatan konten digital, pengolahan video, hingga penyusunan presentasi secara cepat dan profesional.

Pada sesi penutupan, perwakilan peserta dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Cilegon, Fitriadi, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan yang dinilainya memberikan manfaat besar bagi ASN.

“Selama ini yang kami tahu itu hanya AI sebatas main-main gambar, main-main dengan chatbot hanya untuk kesenangan saja. Ternyata di balik itu semua AI bisa dimanfaatkan dengan sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dinilai sangat relevan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari.

“Kami belajar AI mulai dari membuat prompt yang baik, membuat perencanaan, editing video, termasuk membuat presentasi dengan sangat cepat. Itu sangat bermanfaat bagi kami di pemerintahan,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, peserta dari Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Nurfathiawati, mengungkapkan bahwa pelatihan telah membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Menurutnya, teknologi AI memiliki potensi besar untuk mendukung pekerjaan perkantoran apabila digunakan secara bijak. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan dengan tema-tema yang lebih beragam dan menarik.

Sementara itu, Plt. Kepala BLSDM Komdigi Bandung, Nur Azizah, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dalam bekerja.

Ia mendorong seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing dengan membagikan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

“Setelah dari pelatihan ini bapak ibu menjadi agent of change juga di lingkungan kerja bapak ibu. Jadi bapak ibu sudah memiliki ilmu dan supaya ilmu itu terus melekat, caranya adalah berbagi kepada rekan-rekan,” ungkapnya.

Nur Azizah juga mengingatkan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat dalam menghadapi perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat. Menurutnya, ASN perlu terus beradaptasi dengan berbagai inovasi digital agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

BLSDM Komdigi Bandung mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi digital ASN Kota Cilegon semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pelatihan ditutup secara resmi pada Jumat (5/6) dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, serta perwakilan Pemerintah Kota Cilegon sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia digital di lingkungan pemerintahan.


Label
dts, 2026, komdigi, blsdm komdigi bandung, pelatihan aparatur digital