Gambar: Picture1diksademn

Balai Pelatihan SDM Komdigi Bandung menjajaki kerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas). Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.

Kerja sama diarahkan pada penguatan keterampilan dan literasi digital siswa serta pendidik di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Materi pelatihan yang disiapkan mencakup desain grafis, keamanan siber dasar, pemrograman, analitik data, pengelolaan konten digital, pemasaran digital, hingga digital copywriting berbasis kecerdasan artifisial.

Selain penguatan keterampilan digital, koordinasi juga membahas pembentukan dan penguatan Pandu Digital di satuan pendidikan Muhammadiyah. Pandu Digital diproyeksikan sebagai penggerak literasi digital sekaligus pendamping penerapan PP Tunas di lingkungan sekolah, khususnya dalam menciptakan ruang digital yang aman, beretika, dan ramah anak.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas pendidik, Balai Pelatihan SDM Komdigi Bandung juga menawarkan program Training of Trainers Pandu Digital bagi guru Muhammadiyah. Program ini menargetkan terbentuknya minimal dua Pandu Digital di setiap sekolah yang berperan sebagai agen perubahan dalam penguatan literasi, keamanan, dan etika digital.

Pada tahap awal, implementasi program direncanakan menjangkau sekolah-sekolah Muhammadiyah di tiga hingga empat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan Banten sebagai wilayah kerja dari Balai Pelatihan SDM Komdigi Bandung. Wilayah tersebut diposisikan sebagai model percontohan penguatan literasi dan keamanan digital yang berkelanjutan sebelum diperluas ke wilayah lainnya.

Koordinasi ini juga menjadi langkah awal implementasi PP Tunas di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Program tersebut diposisikan sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Kuatnya jaringan pendidikan Muhammadiyah dinilai membuka peluang pengembangan model pengelolaan pendidikan digital yang dapat direplikasi secara lebih luas. Sinergi antara Balai Pelatihan SDM Komdigi Bandung dan PP Muhammadiyah diharapkan mampu menghadirkan praktik baik nasional dalam penguatan literasi digital dan perlindungan anak di satuan pendidikan.


Label
dts, pp tunas, pandu digital,