Gambar: DSC05133

Dinamika perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang cepat, serta tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan kompetensi SDM perlu diarahkan tidak hanya pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, tetapi juga pada pencapaian dampak nyata bagi kinerja individu, organisasi, dan masyarakat. Sejalan dengan persiapan perencanaan program Digital Talent Scholarship (DTS) tahun 2026, diperlukan penyelarasan pemahaman dan perumusan arah strategis pengembangan kompetensi yang lebih efektif, relevan dan berorientasi hasil. Sehubungan dengan hal tersebut, BPSDMP KOMINFO Bandung menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “From Training Activities to Talent Impact: Reframing DTS Programme for 2026” pada Senin, 22 Desember 2025 bertempat di Hotel Mercure City Center, Jalan Lengkong Besar No.8, Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai BPSDMP KOMINFO Bandung serta perwakilan dari beberapa satuan kerja di lingkungan Badan Pengembangan SDM Kementerian KOMDIGI, baik secara luring maupun daring.

FGD diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama membahas Arah Kebijakan DTS Tahun 2026 dengan 4 orang narasumber, yaitu Noor Iza dari Pusat Pengembangan Aparatur Digital KOMDIGI; Fahrizal Lukman Budiono dari Pusat Pengembangan Literasi Digital; Faiq Wildana dari Pusat Pengembangan Talenta Digital, dan Rieka Mustika dari Pusat Pengembangan Ekosistem SDM KOMDIGI. Masing-masing narasumber memaparkan terkait program kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026.

Pada sesi kedua, hadir 2 orang narasumber, yaitu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA. yang membahas tentang Reframing Public Training Strategy: From Programs Delivered to Value Created dan Dr. Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., M.M. yang membahas tentang Designing Impact-Driven Training Program: Turning Strategy into Action. Di akhir, dilanjutkan dengan diskusi internal BPSDMP KOMINFO Bandung terkait rencana kegiatan Tahun Anggaran 2026.

Penyelenggaraan FGD tersebut diharapkan menjadi forum strategis untuk menghimpun pandangan, pengalaman dan rekomendasi dari seluruh pegawai, dengan dukungan narasumber, guna merumuskan strategi pengembangan kompetensi SDM yang berorientasi pada dampak (talent impact) sebagai dasar perencanaan program tahun mendatang.


Label
dts, 2026, fgd