Jambi, 26 Februari 2026 — Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Medan jajaki kerjasama pengembangan kompetensi digital aparatur sipil negara (ASN) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Kamis (26/2).
Tim BBLSDM Komdigi Medan Pertemuan diterima oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Umum dan Fungsional (PKTUF) BPSDM Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, S.Kom.
Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas rencana kerja sama melalui penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal penguatan kolaborasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital. Pihak BPSDM Provinsi Jambi menyarankan agar proses penyusunan MoU dilakukan melalui koordinasi bersama Biro Pemerintahan Provinsi Jambi guna memperkuat payung hukum kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital.
Mewakili BBLSDM Komdigi Medan, Darliandra, memaparkan sejumlah poin strategis terkait transformasi organisasi serta program pengembangan talenta digital yang tengah dijalankan. Transformasi kelembagaan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) turut memperluas cakupan layanan BBLSDM Komdigi Medan yang kini melayani delapan wilayah kerja di Sumatera hingga Kalimantan Barat.
Program unggulan yang diperkenalkan adalah Digital Talent Academy (DTA) yang menyediakan berbagai klaster pelatihan digital, mulai dari literasi digital masyarakat, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, pengembangan talenta digital mahasiswa melalui program Vocational Blended Learning (VBL), hingga pelatihan Aparatur Digital yang dinilai relevan dengan kebutuhan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, BBLSDM Komdigi Medan juga mendorong penerapan skema cost sharing dalam pelaksanaan pelatihan. Melalui skema ini, BBLSDM Komdigi Medan akan menyediakan narasumber, kurikulum, serta sertifikasi pelatihan, sementara BPSDM Provinsi Jambi diharapkan dapat memfasilitasi sarana pelaksanaan kegiatan dan kebutuhan peserta. Selain itu, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi juga didorong untuk mengikuti pelatihan daring yang dijadwalkan pada Maret 2026 untuk tema pemanfaatan AI di Pemerintahan, Social Media Analyst, dan AI for Content Creation.
Pihak BPSDM Provinsi Jambi menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut sebagai upaya meningkatkan indeks kompetensi digital aparatur di daerah. Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat untuk segera menyusun dan meninjau draf MoU yang selanjutnya akan dikonsultasikan dengan Biro Pemerintahan Provinsi Jambi guna memformalkan kolaborasi strategis antara kedua belah pihak.(BIBS/FS)
Label
asn, bbldm, kompetensi, bpsdm, povinsi jamb