MAKASSAR - Perkembangan teknologi membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah, mulai dari mencari informasi hingga menghasilkan karya. Namun, kemudahan tersebut perlu diiringi kecakapan dalam menggunakan teknologi secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai pengguna.
Hal tersebut menjadi bagian dari rutinitas sharing session peserta magang di Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2026. Kegiatan yang dilaksanakan selama jam kerja kantor ini diikuti oleh peserta magang sebagai ruang berbagi pengetahuan selama menjalani masa magang.
Setiap harinya, sharing session menghadirkan materi yang berbeda dengan pemateri dari latar belakang yang beragam. Mengawali rangkaian kegiatan, Nuristina Aprilywanti Haryono dari SMKN 5 Gowa membawakan materi “Cerdas dalam Menggunakan Teknologi di Era Digital”. Materi tersebut mengingatkan bahwa teknologi pada dasarnya hanyalah sebuah alat. Cara manusia menggunakannya yang menentukan apakah teknologi membawa manfaat atau justru menimbulkan dampak negatif. Sikap bijak dan bertanggung jawab menjadi kunci agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, produktivitas, kreativitas, dan kualitas hidup.
Pada sesi berikutnya, Siti Khadijah dari SMKN 1 Makassar membawakan materi “Konten Digital, Koding dan Kecerdasan Artifisial”. Peserta diperkenalkan pada konten digital sebagai informasi atau karya yang dibuat dengan teknologi, baik berupa teks, gambar, audio, maupun video. Di balik kemudahan membuat dan menyebarkan konten, terdapat tanggung jawab untuk menjaga etika, privasi, kebenaran informasi, serta menghargai orang lain.
Beranjak ke materi ketiga “Berani Bertanya, Berani Belajar” yang disampaikan oleh Asrul dari Universitas Dipa Makassar. Peserta diajak memahami bahwa mencoba menyelesaikan sesuatu secara mandiri merupakan bagian penting dari proses belajar. Namun, ketika usaha telah dilakukan dan masih ada hal yang belum dipahami, bertanya bukanlah tanda ketidakmampuan. Cara menyampaikan pertanyaan dengan etika yang baik justru dapat membantu seseorang memahami sesuatu secara lebih mendalam.
Rangkaian sharing session kemudian ditutup dengan materi “Kerja Kelompok: Kenapa yang Kerja Cuma Itu-Itu Lagi?” yang dibawakan oleh Sri Hikma Angraeni dari SMKN 1 Makassar. Materi tersebut menyoroti pentingnya tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama dalam sebuah tim. Setiap anggota perlu menjalankan perannya, saling membantu ketika menghadapi kendala, dan ikut berkontribusi agar pekerjaan tidak hanya bertumpu pada beberapa orang karena hasil kerja kelompok merupakan tanggung jawab bersama.
Bagi peserta magang BBLSDM Komdigi Makassar, rangkaian sharing session menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus melatih keberanian dalam berbagi pengetahuan. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas, berkomunikasi di lingkungan kerja, dan menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah. Dengan pengetahuan dan sikap yang tepat, teknologi tidak hanya menjadi sesuatu yang digunakan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk tumbuh dan menghasilkan manfaat.
Label
sharing session