Gambar: Pelatihan AI Terapan

"Saya mencoba membuat mini apps CFM (Cross Functional Map) pengembangan kompetensi," kata Novita Pinem, Ketua Tim Kerja Kepegawaian, Umum, dan Informasi Publik BPSDM Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ini menggambarkan lompatan efisiensi kerja yang ia capai setelah mengikuti pelatihan AI Terapan Administrasi Pimpinan & Kesekretariatan Batch 1.

Pengalaman merancang aplikasi mandiri berbasis AI tersebut didapatkan Novita saat mengikuti Pelatihan Teknis dengan pola PNBP yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi (PusPA Komdigi) pada 26–27 Agustus 2026 dan diikuti oleh 31 ASN dari berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga, dan perguruan tinggi.

Solusi Digital Pasca-Perubahan Nomenklatur

Inovasi pembuatan mini apps tersebut berawal dari tantangan kerja yang dihadapi Novita dan timnya di Kementerian PU.

"Kebetulan, kami memiliki tugas menyusun proses bisnis dan cross functional map (CFM) atas perubahan nomenklatur di Kementerian PU. Dari pelatihan ini, saya bisa menampilkan pekerjaan tersebut lebih menarik, detail, mudah dipahami, dan lebih simple," ungkap Novita.

Ia menambahkan bahwa adopsi AI terapan membawa dampak langsung terhadap efisiensi berbagai beban kerja rutin di unit kepegawaian.

"Sebagai ASN yang menaungi urusan kepegawaian, layanan umum, dan informasi pelaksanaan pengembangan kompetensi di Kementerian PU, pelatihan ini sangat berdampak besar untuk pekerjaan administratif meliputi pengolahan data pegawai, penyusunan laporan kegiatan pengembangan kompetensi ASN Kementerian PU, analisis jabatan, dan analisis beban kerja," jelasnya.

Transformasi Nyata Pelayanan Publik

Pemanfaatan AI terapan dalam dunia kerja aparatur pemerintah mematahkan stigma birokrasi yang lambat dan berbelit-belit. Melalui otomatisasi pintar dan visualisasi proses bisnis berbasis AI, penyusunan analisis beban kerja (ABK) hingga pemetaan tata kelola internal kini dapat dirampungkan lebih cepat dengan tingkat keakuratan tinggi.

Keberhasilan 31 peserta ASN dalam mengaplikasikan tools AI ini diharapkan mampu menular ke unit kerja masing-masing, mendorong terciptanya kultur kerja birokrasi modern yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis data. (AB)


Label
puspakomdigi, pelatihan ai terapan