Pusat Pengembangan Aparatur Kementerian Komunikasi dan Digital (PusPA Komdigi) menggelar pelatihan dengan mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan tema AI Terapan Untuk Manajemen Media Kehumasan.
Pelatihan yang berlangsung secara daring pada 26–27 Agustus 2026 ini menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi para ASN dalam mengadopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) secara etis, praktis, dan terukur.
Kolaborasi Lintas Sektor: 28 ASN Dari Pusat Hingga Daerah
Pelatihan ini diikuti oleh 28 ASN dari berbagai instansi pemerintah di Indonesia. Kehadiran peserta yang heterogen ini mencerminkan tingginya urgensi modernisasi humas di seluruh tingkatan pemerintahan.
Daftar asal instansi dari 28 peserta meliputi Kementerian, Lembaga, hingga Pemerintah Daerah yang terbagi menjadi:
-
Kementerian: Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Agama (Kemenag), serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
-
Lembaga: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
-
Pemerintah Daerah: Kabupaten Tegal, Kabupaten Jember, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Semarang, dan Kota Balikpapan.
-
Perguruan Tinggi: Universitas Jember dan IAIN Pontianak.
Kurikulum Taktis: Dari Big Data Hingga Generative AI
Untuk memastikan output pelatihan berdampak langsung pada operasional harian, Puspa Komdigi merancang dua pilar mata pelatihan inti:
-
AI Analitik Big Data Untuk Komunikasi Publik
Fokus pada pemetaan sentimen publik, deteksi dini isu strategis, hingga pengolahan big data media sosial agar narasi kebijakan publik disusun berbasis fakta data. -
Generative AI untuk Produksi Konten Kehumasan
Menyiapkan kapasitas teknis peserta dalam memanfaatkan alat berbasis Generative AI untuk pembuatan teks, visual grafis, hingga materi audio-visual secara cepat tanpa mengurangi standar etika komunikasi pemerintah.
Menuju Core Competency Pemerintah Digital
Pemanfaatan kecerdasan buatan di kehumasan sektor publik bukan sekadar mengikuti tren komputasi, melainkan langkah krusial dalam efisiensi alur kerja birokrasi. Dengan menguasai tools berbasis AI, para praktisi humas dapat memangkas waktu produksi konten rutin dan mengalihkan fokus pada formulasi strategi komunikasi yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Melalui pelatihan dengan pola PNBP ini, PusPA Komdigi terus berkomitmen mencetak talenta digital birokrasi yang adaptif, kompeten, dan siap mengawal agenda besar Transformasi Digital Nasional menuju era Pemerintah Digital yang inklusif.
Label
asn, puspakomdigi, pelatihan ai terapan