Hari Senin, 6 April 2026 dilaksanakan pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara daring. Pembukaan ini sekaligus mengawali rangkaian orientasi PPPK Tahun 2026 bagi PPPK formasi Tahun 2024 Tahap 1, 2 dan PPPK Paruh Waktu dengan jumlah 2.148 orang. Dalam laporan pelaksanaan, Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi, Noor Iza, menyampaikan bahwa “Tujuan orientasi PPPK ini yang pertama, memiliki internalisasi budaya kerja BERAKHLAK: perubahan pola pikir/mindset, tidak hanya sekedar tahu tapi mampu mengimplementasi nilai tersebut dalam melaksanakan tugas di satuan kerja masing-masing. Kedua, literasi dan etika digital yang unggul, peserta mampu menjadi role model dalam memanfaatkan teknologi digital. Ketiga, pemahaman tugas pokok dan fungsi. Keempat, sinergi dan jejaring kerja. Terakhir, kedisiplinan dan kepatuhan aturan.”
Orientasi PPPK Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Komdigi, Ismail. Beliau menyampaikan,”PPPK akan mendapat pemahaman visi misi Komdigi secara keseluruhan. Visi Komdigi: Terhubung (Konektivitas), Tumbuh (Ekosistem), dan Terjaga (Keamanan). Yang selanjutnya sangat penting yaitu semangat belajar, kita Kementerian komdigi mengampu perkembangan teknologi digital yang sangat penting. Jangan segan-segan untuk bertanya, belajar, mencari kesempatan dan kompetensi di bidang digital”. Hadir pula dalam pembukaan Kepala BPSDM Komdigi dan dan Inspektur Jenderal Komdigi.

Orientasi akan berlangsung sampai dengan 4 Mei 2026, diawali dengan pembelajaran Kurikulum Pengenalan Tugas dan Fungsi ASN dengan metode Pembelajaran Mandiri (MOOC) melalui platform https://sibangkom.lan.go.id/pembelajaran-wajib/ mulai tanggal 6 April 2026. Setelah itu pembelajaran dilanjutkan dengan pembelajaran Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah diselenggarakan oleh Puspa Komdigi dengan dengan metode Distance Learning (Synchronous dan Asynchronous) melalui Zoom Meeting dan Digitalent mulai tanggal 27 April s.d 4 Mei 2026.
Setelah pembukaan, proses pembelajaran dilanjutkan dengan penyampaian 2 (dua) Muatan Teknis Substansi Substansi Lokal (MTSL) dengan topik pertama : Literasi Digital bagi ASN yang disampaikan oleh Kepala BPSDM Komdigi, Boni Pudjianto dan topik kedua : ASN sebagai Humas Pemerintah, yang disampaikan oleh Perwakilan dari Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fouri Gesang Sholeh.
Dalam materinya Kepala BPSDM Komdigi menyampaikan, “Disrupsi teknologi menyebabkan kita bekerja lebih fleksibel namun juga tidak ada batasan. Yang perlu dipahami rekan-rekan PPPK yaitu ASN sebagai talenta digital yang unggul perlu memiliki kemampuan: digital mindset, digital literacy, dan digital skill.”
Sedangkan pesan penting yang disampaikan pada sesi 2 (dua) MTSL yaitu “PPPK dalam menjalankan peran sebagai Humas Pemerintah berperan dalam menjembatani kebijakan instansi dengan publik, berfokus pada pelayanan berkualitas, komunikasi publik, dan menjaga citra instansi.”
#BerAKHLAK #OrientasiPPPK #Komdigi #PusPAKomdigi
Label
puspa komdigi, orientasi, pppk, komdigi