Gambar: Piloting Kompetensi Digital ASN

Kementerian PANRB bersama BKN dan BRIN melaksanakan survei Piloting Pelaksanaan Uji coba Instrumen Asesmen Kompetensi dan Budaya Digital ASN di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) pada Senin, 18 Mei 2026.

Langkah taktis yang inovatif ini difungsikan sebagai uji coba policy untuk menguji seberapa valid, reliabel, dan efektifnya mekanisme pengukuran kompetensi ini sebelum nantinya disosialisasikan secara masif ke seluruh instansi pemerintah di skala nasional. Agenda krusial ini dirancang untuk merealisasikan target capaian nasional dalam RPJM Nasional Tahun 2025-2029.

Agar strateginya terpadu dan komprehensif, Kementerian PANRB berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital buat melakukan pembinaan ke seluruh instansi. Mengingat peran Kemenkomdigi strategis dalam substansi digital, uji coba instrumen ini menyasar level pejabat hingga pegawai. Tujuannya untuk mendapatkan masukan teknis yang konstruktif agar validitas dan kesiapan implementasinya makin matang sebelum diterapkan ke seluruh ASN di Indonesia. Jadi, standarisasinya akan semakin jelas.

4 (empat) Dimensi Utama yang Diuji:

  • Kepemimpinan Digital

  • Literasi Digital

  • Kemahiran Digital

  • Budaya Digital

Agenda piloting ini melibatkan total 57 orang Pejabat/Pegawai Kemenkomdigi yang dibagi secara spesifik. Setiap dimensi memiliki kriteria tersedia yang menjadi pertimbangan Biro Kepegawaian dalam memilih peserta. Untuk mendukung kelancaran acara, dibuat panitia dari Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi dan Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi.

Untuk klaster Kepemimpinan Digital, pesertanya terdiri dari perwakilan JF TIK Ahli Madya, Pejabat Pengawas, Pejabat Administrator, hingga JPT Pratama dengan kuota 15 peserta. Sementara itu, dimensi Kemahiran Digital diisi oleh 15 peserta dari berbagai rumpun Jabatan Fungsional TIK, mulai dari Pranata Komputer, Sandiman, hingga Penata Kelola Informatika SPBE.

Di sisi lain, untuk klaster Literasi Digital dan Budaya Digital, masing-masing diikuti oleh 15 peserta yang kriterianya inklusif. Peserta ditunjuk berdasarkan keterwakilan unit Eselon I, rentang usia di bawah 30 tahun sampai di atas 50 tahun, serta latar belakang pendidikan dari tingkat wajib hingga S3.

Supaya pelaksanaannya berjalan efektif, kegiatan asesmen ini diadakan secara hybrid di 2 (dua) lokasi berbeda di Jakarta pada pukul 09.00 sampai 12.30 WIB. Para peserta dimensi Kepemimpinan Digital, melakukan asesmen di Ruang Rapat Laksda TNI Boediharjo, Kantor Kemenkomdigi, Jakarta Pusat. Sedangkan untuk dimensi Literasi Digital, Kemahiran Digital, dan Budaya Digital, asesmen dilaksanakan di Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital, Kebon Jeruk, Jakarta.


Label
digital, piloting, asesmen, kompetensi, budaya