Tren Artificial Intelligence (AI) bukan lagi cuma soal bikin caption medsos atau generates gambar lucu. Di level pemerintahan, AI sudah bertransformasi jadi kebutuhan krusial untuk meningkatkan efisiensi kerja. Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi (Puspa Komdigi) resmi menggelar Training of Facilitators (ToF) Pelatihan Teknis AI Agent di Bidang Komunikasi, Informasi dan Digital di Puspa Komdigi pada 18-21 Mei 2026.
Total 46 peserta terpilih siap jadi game changer untuk birokrasi di Indonesia yang berasal dari berbagai instansi dan lembaga.
Gak Cuma Teori, Peserta Langsung Diajak Kupas Tuntas Skill AI
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif, mengombinasikan ceramah informatif seputar perkembangan AI di Indonesia dan dunia akademisi dengan metodologi pembelajaran yang interaktif. Jadi, gak ada cerita kalau peserta cuma duduk manis dengerin materi sampai mengantuk.
Para peserta juga mempelajari materi yang dibagi ke dalam dua kluster substansi yang berbobot:
1. Cluster I: AI Learning, Curriculum and Public Administration
Fokus pada digitalisasi administrasi publik dan manajemen pembelajaran, kluster ini meliputi:
-
AI Agent Digital Teaching Mastery: Penguasaan teknologi AI untuk mengajar secara digital.
-
AI Agent for Curriculum and Learning Development: Pemanfaatan AI untuk menyusun kurikulum masa kini.
-
AI Agent Dashboard for Public Administration: Penggunaan dashboard berbasis AI guna menyederhanakan birokrasi.
2. Cluster II: AI Branding, Issue and Media Analytics
Ditujukan untuk mempertajam komunikasi publik pemerintah agar tetap up-to-date dan relevan, kluster ini meliputi:
-
AI Agent for Issue and Disinformation Intelligence: Senjata ampuh untuk mendeteksi hoax dan disinformasi secara cepat.
-
AI Agent for Digital Public Communication: Strategi komunikasi publik di ruang digital.
-
AI Agent for Government Branding and Reputation: Membangun reputasi dan citra instansi pemerintah lewat teknologi AI.
Ujian Micro Teaching: Kombinasi AI Skills and Teaching
Di akhir sesi, Total 46 peserta melewati tahapan paling menantang: Pengujian Micro Teaching. Ujian ini mengintegrasikan metodologi pembelajaran sekaligus penguasaan substansi AI yang sudah mereka pelajari. Jadi, para fasilitator baru ini dipastikan gak cuma paham teorinya doang, tapi juga expert saat mentransfer ilmu tersebut ke aparatur sipil lainnya.
Next Level: Wadah Komunikasi Intens AI Agent se-Indonesia
Kabar baiknya, keseruan ini gak berhenti setelah sertifikat dibagikan. Pasca pelatihan, seluruh alumni ToF ini akan bergabung ke dalam satu forum atau wadah AI Agent di Indonesia.
Wadah ini bakal jadi community of practice resmi untuk tempat saling berkomunikasi secara intens, sharing update teknologi terbaru, hingga brainstorming bareng demi memecahkan masalah birokrasi di lapangan. Jadi, para fasilitator ini punya support system yang solid untuk terus berinovasi.
Langkah taktis yang diinisiasi oleh Puspa Komdigi ini diharapkan mampu mempercepat adaptasi teknologi AI di berbagai lini pemerintahan. Dengan lahirnya para fasilitator andal yang terkoneksi dalam jaringan forum ini, transformasi digital di bidang komunikasi dan informasi publik dipastikan bakal makin sat-set dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Label
puspa komdigi, ai agent