Era digital menuntut cara berkomunikasi yang nggak cuma cepat, tapi juga strategis dan tepat sasaran. Sadar akan pentingnya hal ini, sebanyak 62 mahasiswa Universitas Budi Luhur dari Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif (FKDK) melakukan kunjungan edukatif ke kantor Pusat Pengembangan Aparatur Kementerian Komunikasi dan Digital pada Selasa, 7 Juli 2026.
Kunjungan Mahasiswa dari Universitas Budi Luhur ini didampingi oleh dua dosen dari Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif (FKDK). Ada Julaiha Probo Anggraini yang juga Kepala Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, serta Haronas Kutanto yang merupakan Kepala Konsentrasi Broadcast Journalism di FKDK Universitas Budi Luhur.
Sesi Pengenalan dan Paparan Materi: Gak Kaku, Malah Seru
Dalam sesi ini, Charviano Hardika, ketua tim kerja Teknis Komunikasi, Teknis Informasi, dan Teknis Kebijakan, menjelaskan banyak hal tentang bagaimana PusPA Komdigi bertransformasi menjadi motor penggerak kompetensi ASN di era digital. Image birokrasi yang dulu dinilai kaku, langsung patah lewat paparan yang interaktif dan insightful. Charviano memaparkan peran PusPA Komdigi dalam mendorong transformasi digital yaitu dengan mengembangkan kompetensi Aparatur tidak hanya internal Komdigi, namun juga Aparatur di Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.
Dilanjutkan dengan sesi paparan materi tentang Tata Kelola Komunikasi Pemerintah. Materi super penting ini dibawakan oleh Norvantry Bayu, PIC Bidang Evaluasi Penyelenggaraan Komunikasi Publik, Kementerian Komdigi.
Norvantry membagikan strategi bagaimana pemerintah menyusun narasi, mengelola media komunikasi, hingga mengevaluasi sentimen publik agar informasi yang disampaikan ke masyarakat nggak mengalami miss-communication.
Sesi Urun Saran: Mahasiswa Kasih Feedback ke Komdigi

Bagian paling epic dari kunjungan ini adalah saat sesi diskusi dan urun saran dibuka. Nggak cuma duduk manis mendengarkan, para mahasiswa UBL membuktikan kalau mereka adalah critical thinkers.
Tercatat ada 6 perwakilan mahasiswa yang terlibat aktif, melontarkan pertanyaan kritis sekaligus memberikan saran-saran segar untuk Kementerian Komunikasi dan Digital. Mulai dari optimalisasi media sosial pemerintah agar lebih relate dengan anak muda, hingga strategi menangkal hoaks.
Diskusi dua arah ini membuktikan kalau Komdigi sangat terbuka dengan feedback dan perspektif baru dari generasi muda demi perbaikan tata kelola komunikasi publik. Kunjungan ini pun diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah.
Intip Proses Produksi Konten di Studio Multimedia

Para mahasiswa Universitas Budi Luhur juga diajak buat ngerasain pengalaman langsung lewat sesi “studio tour”. Mereka berkesempatan menyisir langsung Studio Multimedia PusPA Komdigi, tempat di mana konten-konten PusPA Komdigi diproduksi.
Sesi tour yang seru ini didampingi langsung oleh Bapak Isnaldi dan Khadafi selaku Tim Studio PusPA Komdigi. Di sini, mahasiswa diperlihatkan alur kerja produksi visual hingga perangkat teknologi yang digunakan (AB).
Label
puspakomdigi, universitasbudiluhur, pengembangankompetensi, transformasidigital