Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital (Puspa Komdigi) berhasil meraih nilai indeks sebesar 3,68 atau setara dengan 91,91 berdasarkan laporan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan 1 tahun 2026. Angka tersebut menempatkan mutu pelayanan Puspa Komdigi dalam kategori "A" alias Sangat Baik, sebuah pencapaian gemilang untuk mengawali tahun.
Keberhasilan ini didukung oleh penilaian dari 613 responden yang memberikan apresiasi tinggi pada berbagai aspek layanan. Menariknya, unsur "Perilaku Petugas Pelayanan" menjadi juara dengan nilai tertinggi sebesar 3,7 (skala 4), membuktikan bahwa keramahan dan profesionalisme petugas menjadi kunci kenyamanan para peserta.
Puspa Komdigi menghadirkan beragam program digital yang relevan. Sepanjang Februari hingga Maret 2026, lima pelatihan utama seperti Data Driven Decision Making dan Generative AI untuk ASN sukses diselenggarakan. Pelatihan Data Driven Decision Making tercatat meraih skor kepuasan tertinggi di angka 93,18, menunjukkan antusiasme besar aparatur negara terhadap pengembangan kompetensi berbasis data.
Meski sudah meraih predikat sangat baik, Puspa Komdigi tetap terbuka terhadap masukan demi pelayanan yang lebih sempurna. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kualitas Learning Management System (LMS) atau sistem pembelajaran daring yang sempat dikeluhkan karena beberapa kendala teknis. Puspa Komdigi berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan unit terkait agar sistem tersebut menjadi lebih stabil, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh peserta di masa mendatang.
Laporan SKM ini bertujuan sebagai transparansi dan akuntabilitas Puspa Komdigi kepada publik. Hasil survei ini akan menjadi kompas bagi Puspa Komdigi untuk terus berinovasi dan memastikan setiap aparatur digital di Indonesia mendapatkan pengalaman belajar yang terbaik.
Tautan laporan lengkap: https://s.komdigi.go.id/OarOW
Label
puspa komdigi, pelayanan, indeks, kepuasan, masyarakat