Gambar: Orientasi PPPK

"Persistence berbeda dengan konsisten. Persistence itu berjuang dengan teguh untuk menyuarakan hal baik," tegas Aryo Pramoragung, Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital saat Orientasi PPPK Kementerian Komunikasi dan Digital pada sesi Penerapan Fungsi dan Tugas ASN di Tempat Kerja, 30 April 2025.

Aryo juga menyayangkan sikap pegawai yang pasif saat idenya ditolak pimpinan. Menurutnya, persistence dalam mempertahankan ide juga bagian dari profesionalisme. "Kita punya ide, tapi pimpinan (menolak) 'ah ini enggak', terus kita, yaudahlah. Nah, ini gak persistence," ujarnya di hadapan para peserta orientasi PPPK.

Baginya, menyampaikan ide kepada atasan adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas organisasi. "Persistence itu kita tau, misalnya hal ini gak dilaksanakan, ini kapal akan karam. Kegigihan kita menyampaikan ke bos, nah itu presitence," jelas Aryo menggambarkan pentingnya jiwa persistence bagi ASN.

Penyelenggaraan Orientasi PPPK Kemkomdigi oleh Puspa Komdigi ini bertujuan agar seluruh PPPK Kemkomdigi memiliki mentalitas pejuang dalam menjalankan tugasnya. Dengan menanamkan nilai persistence, diharapkan para aparatur lebih gigih untuk menyampaikan ide yang solutif demi memastikan organisasi berjalan di tengah tantangan transformasi digital.

Subscribe Youtube Puspa Komdigi dan follow Instagram Puspa Komdigi untuk informasi lebih lanjut mengenai Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi.


Label
asn, persistence, ide