Binjai, 29 September 2026 - BBLSDM Komdigi Medan menggelar Sosialisasi Anti Judi Online (Judol) dan Bahaya Kecanduan Game Online dalam Pelatihan Self-Paced Learning, Microskill di STMIK Methodist Binjai, Sumatera Utara. Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk meningkatkan literasi digital dasar mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, BBLSDM Komdigi Medan mensosialisasikan risiko judi online dan bahaya kecanduan game online kepada mahasiswa. Dalam pemaparannya, Michael Hariara Simanjuntak, mewakili tim BBLSDM Komdigi Medan, menanamkan pemahaman kepada mahasiswa untuk waspada terhadap berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh judi online dan kecanduan game online.

Michael juga memperkenalkan Microskill sebagai salah satu pelatihan dengan basis Self-Paced/mandiri. Melalui Microskill, mahasiswa dapat mengakses berbagai pelatihan kapan saja dan dari mana saja, sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang dimiliki. “Apa yang kalian kerjakan sekarang akan berdampak pada masa depan. Silakan akses pelatihan, banyakin baca daripada harus bermain, karena pikiran kita akan terbawa. Kalau punya jam kosong, do something yang berguna untuk masa depan, ujarnya.
Salah satu peserta, Bimo Irfan Saputra Zalukhu, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, mengungkapkan manfaat yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan Microskill. “Saya telah mengikuti beberapa pelatihan di Microskill dan banyak hal yang saya dapatkan terutama mengenai cara upgrade skill dan membuat plan, khususnya untuk bisnis ke depan. Banyak sekali manfaatnya, baik untuk membuat bisnis kecil-kecilan, memahami diri sendiri, maupun membuat konten yang penting di era digital,” ucapnya.

Melalui sinergi antara BBLSDM Komdigi Medan dan STMIK Methodist Binjai, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap risiko judi online dan penggunaan game online secara berlebihan, sekaligus mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan literasi digital melalui pembelajaran secara mandiri. (DN/RDSK)