Gambar: X16dtQ2Ry371QJUI37Udjscdp28v0cBA7EJoNtMq

MAKASSAR - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, menyoroti penguatan infrastruktur telekomunikasi dan pengembangan talenta digital saat menghadiri kegiatan Sapa Wamen, Bincang Santai dan Aspirasi Komdigi Makassar di BBLSDM Komdigi Makassar, Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang penyampaian laporan dan aspirasi terkait pengembangan sumber daya manusia serta percepatan transformasi digital di kawasan Indonesia Timur. Hadir dalam kegiatan ini Kepala BBLSDM Komdigi Makassar Baso Saleh, Kepala Bagian Umum Tasmil, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar, Latuse, beserta seluruh sivitas BBLSDM Komdigi Makassar.

Dalam laporannya, Baso Saleh menjelaskan peran BBLSDM Komdigi Makassar dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia digital melalui program Aparatur Digital, Keterampilan Digital Dasar, dan Talenta Digital. Ia juga menyampaikan tantangan dalam menjangkau peserta pelatihan di Papua dan Maluku serta upaya memberikan pengalaman kerja kepada peserta magang melalui keterlibatan dalam pengerjaan proyek.

Nezar Patria menegaskan bahwa penguatan infrastruktur telekomunikasi perlu diiringi peningkatan kualitas jaringan dan pemerataan akses internet. Menurutnya, keberadaan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk di wilayah Indonesia Timur yang memiliki tantangan dalam penyediaan konektivitas.

Ia juga menyoroti pentingnya keterjangkauan biaya internet agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital secara lebih luas. Konektivitas yang memadai diharapkan mampu mendukung berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga layanan keuangan.

Selain infrastruktur, Nezar menekankan pentingnya pengembangan talenta digital untuk memenuhi kebutuhan industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk balai pengembangan sumber daya manusia, dalam memperluas akses pelatihan dan meningkatkan keterampilan masyarakat.

Pada sesi penyampaian aspirasi, Ketua Tim Perencanaan, Program, Anggaran, Monev, dan Kerja Sama BBLSDM Komdigi Makassar, Firdaus Masyhur, mengusulkan perluasan mandat balai dalam pengembangan layanan pemerintahan digital. Nezar menanggapi bahwa pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat. Sementara itu, Latuse memaparkan tugas Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar dalam pengawasan penggunaan frekuensi, termasuk monitoring, penanganan gangguan, dan penertiban.

Kegiatan Sapa Wamen, Bincang Santai dan Aspirasi Komdigi Makassar diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan jajaran di daerah dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi dan kebutuhan pengembangan digital. Kolaborasi tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi infrastruktur telekomunikasi, serta pemerataan manfaat transformasi digital bagi masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.


Label
transformasi digital