MAKASSAR - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital turut mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Workshop Persiapan Karir Mahasiswa Teknik yang digelar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis, 24 September 2026, di I-Gift Lantai 2 Menara Iqro Unismuh. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
Mengusung tema “Menyiapkan Mahasiswa Teknik yang Adaptif, Kompetitif, Inovatif, dan Berintegritas dalam Menghadapi Dunia Kerja”, kegiatan tersebut menghadirkan Kepala BBLSDM Komdigi Makassar, Drs. Baso Saleh, M.I.Kom., dan Pengelola Sumber Daya Air Ahli Muda, Ir. Asriani, S.T., M.T., sebagai narasumber. Kegiatan dimoderatori oleh A. Fachri, Sekretaris Bidang IPTEK BEM Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Dr. Ir. Ar. Hj. Irnawaty Idrus, S.T., M.T., IPM., AIA. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ijazah bukan satu-satunya bekal untuk memasuki dunia kerja. Mahasiswa juga perlu memiliki kompetensi komunikasi, kemampuan bekerja sama, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjunjung tinggi integritas. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap memegang nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja.
Memasuki sesi materi, Kepala BBLSDM Komdigi Makassar, Drs. Baso Saleh, M.I.Kom., membawakan materi bertajuk “Engineer Masa Depan: Tangguh Hadapi AI dan Era Digital”. Ia memaparkan perubahan kebutuhan keterampilan seiring perkembangan teknologi. Pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diprogram semakin terdampak oleh kemajuan teknologi, sementara keterampilan non-rutin, kognitif, dan sosial semakin dibutuhkan.
Baso Saleh juga menjelaskan bahwa kecerdasan buatan menjadi bagian dari perubahan dunia kerja. AI dapat mendorong efisiensi dan menciptakan nilai baru, tetapi pada saat yang sama turut menggeser pekerjaan rutin. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya tenaga kerja untuk terus beradaptasi agar mampu mengikuti perubahan kebutuhan industri. Bagi mahasiswa teknik, kemampuan beradaptasi tersebut dapat diperkuat melalui reskilling dan upskilling. Materi yang disampaikan juga menempatkan literasi dan keterampilan digital, akses terhadap infrastruktur digital, serta pemberdayaan ekonomi digital sebagai bagian penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa teknik.
Pada kesempatan tersebut, BBLSDM Komdigi Makassar turut memperkenalkan sejumlah program pengembangan kompetensi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Program-program tersebut mencakup keterampilan digital, kompetensi teknis, serta kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Sementara itu, narasumber lainnya, Ir. Asriani, S.T., M.T., menyampaikan materi mengenai peluang kerja di bidang teknik sebagai bagian dari pembekalan karier bagi mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Soemitro Emin Praja, S.T., M. Si., melalui arahan penutup kepada para mahasiswa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Umum BBLSDM Komdigi Makassar, Tasmil, S.Kom., M.T., Wakil Dekan II dan IV Fakultas Teknik Unismuh Makassar, serta jajaran Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai perubahan kebutuhan dunia kerja dan pentingnya mempersiapkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penguatan keterampilan digital, kemampuan beradaptasi, komunikasi, kolaborasi, inovasi, serta integritas menjadi bagian dari kesiapan mahasiswa teknik untuk menghadapi dunia kerja di era digital.