BPSDM Komdigi melalui Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi resmi menyelenggarakan pelatihan intensif AI Safety and Governance di Puspa Komdigi pada 1-2 April 2026. Berkolaborasi dengan AI Safety Asia (AISA), agenda ini menjadi milestone penting dalam memperkuat regulatory framework dan tata kelola Kecerdasan Artifisial di Indonesia.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk melakukan upskilling bagi para decision makers dalam mengidentifikasi serta memitigasi risiko AI, sekaligus menjadi pondasi utama dalam pengembangan regulasi teknologi di level nasional.

Fasilitator pada pelatihan ini terdiri dari beragam praktisi internasional, yaitu Edward Tsoi (Co-Founder AI Safety Asia). Wing-Yee Lau (COO dan Product Director), dan Michael L.Bak (Head of Policy and Network).

Selain praktisi, ada juga akademisi level internasional, yaitu Zar Motic Adisuryo (representasi AISA di Indonesia). Dr. Sherly Haristya (konsultan), Anonyo Mitra (Capacity Building Lead), dan Jo l N. Christoph (researcher).
Pelatihan ini diikuti oleh 23 peserta level Eselon I dan II yang merupakan representasi instansi kunci dalam ekosistem digital dan pemerintahan, antara lain; Kementerian Komdigi, BRIN, Bappenas/Kementerian PPN, Kemendiktisaintek, BIN, Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Fokus utama pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman strategis terkait manajemen risiko AI, governance framework, serta klasifikasi risiko. Para peserta diarahkan untuk mampu menyusun strategic roadmap implementasi AI yang akuntabel dan kontekstual dengan kebutuhan layanan publik di Indonesia.
Kurikulum pelatihan dirancang komprehensif dengan mencakup empat pilar utama, yaitu Environmental Impact Assessments for AI Infrastructure, AI in Public and Social Service Delivery, Systematic and Objective Monitoring, dan Governing AI Providers.

Melalui sinergi antara Puspa Komdigi dan AI Safety Asia yang sudah berlangsung selama hampir dua tahun, pelatihan tata kelola AI bagi ASN kementerian dan lembaga diharapkan bukan hanya bermanfaat, efektif, dan efisien, tapi juga tetap memperhatikan aspek keamanan dan mitigasi risiko.
Label
roadmap, artificial intelligence