Jakarta, 27 April 2026 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Komdigi menyelenggarakan kegiatan Kelas Kartini: Perempuan Kreatif untuk Masa Depan Anak dan Keluarga Indonesia (Implementasi PP Tunas) di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat literasi digital sekaligus mendorong implementasi Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas). Sebanyak 150 peserta perempuan dari berbagai komunitas di Jabodetabek turut ambil bagian dalam kegiatan yang terdiri dari talkshow dan pelatihan desain poster digital.

Kepala BPSDM Komdigi, Boni Pudjianto, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam ekosistem digital saat ini.
“Ruang digital hari ini bukan lagi sekadar tempat berinteraksi, tetapi juga telah menjadi ruang produktif yang melahirkan gagasan, karya kreatif, hingga solusi sosial yang berdampak nyata. Dalam konteks ini, perempuan tidak boleh hanya diposisikan sebagai pengguna, tetapi harus hadir sebagai kreator, inovator, dan pemimpin di masa depan digital,” ujarnya.
Melalui talkshow “Kartini PP Tunas”, peserta memperoleh pemahaman mengenai peran strategis perempuan dalam menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan industri dalam membangun ekosistem digital yang sehat.
Talkshow ini menghadirkan diskusi interaktif bersama Alfreno Kautsar Ramadhan (Staf Khusus Menteri Komdigi), Stefani Herlie (Canva), Tania Soerianto (Generation Girl), dan Stefani Pramana (CodingBee Academy). Dalam sesi tersebut, Alfreno menyosialisasikan implementasi PP Tunas dan Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, sekaligus memberikan pemahaman aplikatif mengenai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks keluarga.

Para narasumber turut membagikan perspektif mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan perempuan. Perwakilan Canva menekankan pentingnya memulai proses kreatif dari pesan yang ingin disampaikan, terbuka terhadap berbagai sumber inspirasi, serta keberanian untuk mempublikasikan karya dan menerima umpan balik. Sementara itu, CodingBee Academy menyoroti peran edukasi literasi digital bagi anak dan orang tua, termasuk dalam aspek keamanan digital dan perlindungan hak cipta.
Keterlibatan komunitas seperti Generation Girl memperkuat pendekatan kolaboratif dalam kegiatan ini. Sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di bidang STEM, Generation Girl berperan dalam mendorong perempuan untuk menjadi kreator dan inovator di ruang digital, sejalan dengan semangat implementasi PP Tunas dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berdaya.

Sementara itu, pelatihan desain poster digital bersama Canva membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menghasilkan konten visual yang komunikatif, kreatif, dan beretika. Materi pelatihan mencakup prinsip desain visual, pemanfaatan teknologi digital termasuk kecerdasan artifisial, serta aspek perlindungan data pribadi dan hak cipta.
Boni juga menekankan pentingnya momentum Hari Kartini dalam mendorong peran perempuan di ruang digital.
“Perempuan Indonesia bukan hanya pengguna teknologi, tetapi juga penggerak transformasi digital bangsa. Dari tangan-tangan perempuan hebat akan lahir inovasi dan kontribusi besar bagi masa depan Indonesia,” tegasnya.

Kegiatan ini menegaskan peran perempuan tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai kreator konten digital yang memiliki tanggung jawab dalam memastikan keamanan dan kualitas informasi di ruang digital, khususnya bagi anak dan keluarga.

Sebagai hasil kegiatan, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya poster digital yang mengangkat pesan edukatif serta berkontribusi dalam kampanye digital yang aman dan inklusif.
Komdigi terus berkomitmen memperluas program literasi digital yang adaptif dan berkelanjutan guna menciptakan masyarakat digital yang cakap, aman, dan produktif.
Kelas Kartini: Perempuan Kreatif untuk Masa Depan Anak dan Keluarga Indonesia (Implementasi PP Tunas) merupakan salah satu kegiatan dalam program Keterampilan Digital Dasar oleh Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Komdigi. Adapun informasi terkait Keterampilan Digital Dasar dan Literasi Digital dapat diakses melalui Instagram @literasidigital.info dan @literasidigitalkomdigi, serta Facebook Fanpage, TikTok, dan YouTube Literasi Digital Komdigi.
Narahubung
Fahrizal Lukman Budiono
Keterampilan Digital Dasar
Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Komdigi
Kementerian Komunikasi dan Digital
Label
dts, pelatihan, kartini, perempuan, literasi digital, content creator, bpsdm komdigi, pelatihan digital, pusbang literasi digital, hari kartini, pemberdayaan perempuan, kelas kartini, canva, poster digital, poster, ganara art, fx sudirman