Depok, Pusbang Literasi Digital – Sebanyak 124 pelajar mengikuti kegiatan Pelatihan Basic Cyber Security untuk pelajar Sekolah Menengah yang diselenggarakan di SMKN 2 Depok, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (21/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital dan peningkatan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan keamanan siber serta dunia kerja berbasis digital oleh Kementerian Komunikasi dan Digital lewat Pusat Pengembangan Literasi Digital.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Industri dan Masyarakat SMKN 2 Depok, Lely Mandalika, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan kesempatan penting yang perlu dimanfaatkan secara optimal oleh para pelajar.

“SMKN 2 Depok Alhamdulillah kebagian kegiatan yang hanya setahun sekali ini. Manfaatkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kalian untuk persiapan masa depan,” ujar Lely.
Dalam kesempatan yang sama, Relawan TIK, Dedi Sofian menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pelajar SMK di tengah tantangan dunia kerja saat ini. Ia mengingatkan bahwa lulusan SMK harus mampu mempersiapkan diri dan meningkatkan kapasitas agar memiliki daya saing di era digital.
“SMK punya tagline BMW, yaitu Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha. Hari ini kita mencoba melawan keadaan tersebut dengan memanfaatkan pelatihan ini guna mempersiapkan diri demi masa depan. Hari ini mungkin masih basic, tetapi ini bisa menjadi precursor untuk pendalaman ke depannya,” kata Dedi.
Pelatihan menghadirkan berbagai materi dasar keamanan siber, mulai dari policy and legal issues, online safety and ethics, cybersecurity fundamental, komunikasi dan jaringan, hingga keamanan perangkat keras dan perangkat lunak. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, etika bermedia digital, serta kewaspadaan terhadap ancaman siber yang semakin berkembang.
Kegiatan ini turut mendukung implementasi penguatan literasi digital nasional dan edukasi terkait PP Tunas mengenai tata kelola serta perlindungan anak di ruang digital. Pemerintah terus mendorong terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda melalui peningkatan kecakapan digital di lingkungan pendidikan.
Perwakilan Pusat Pengembangan Literasi Digital, Onny Rafizan, menjelaskan bahwa regulasi PP Tunas hadir bukan untuk membatasi akses anak terhadap internet, melainkan mempersiapkan generasi muda agar mampu menggunakan ruang digital secara aman dan bertanggung jawab.

“Sebanyak 23,19 persen pengguna internet adalah anak berusia di bawah 19 tahun. PP Tunas bukan semerta-merta melarang anak-anak mengakses dunia digital, tetapi agar anak siap terhadap segala kemungkinan dan risiko yang muncul dari mengakses dunia digital. Bimbingan dan Ilmu dari sekolah, guru, orang tua, dan pelatihan adalah salah satu jalannya,” ujar Onny.
Ia juga berharap pelatihan tersebut dapat membuka wawasan pelajar terhadap peluang karier di bidang keamanan siber yang saat ini semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri.
“Di pelatihan ini teman-teman bisa melihat seperti apa bidang cyber security itu. Mungkin dari sini muncul minat untuk berkarier di bidang keamanan digital ke depannya,” tambahnya.
Materi pelatihan disampaikan secara interaktif melalui pemaparan narasumber, diskusi, serta sesi evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi pembahasan ancaman digital sehari-hari dan praktik menjaga keamanan akun serta perangkat pribadi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki kesiapan kompetensi dasar untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja digital di masa mendatang.
Adapun informasi terkait keterampilan digital dasar dan literasi digital dapat diakses melalui Instagram @literasidigital.info dan @literasidigitalkomdigi, serta Facebook Fanpage, TikTok, dan YouTube Literasi Digital Komdigi.
Label
keamanan digital, transformasi digital, relawan tik, literasidigital, cybersecurity, keamanansiber, pptunas, smkn 2 depok, pelajar digital, internet sehat, generasi digital, siswa smk, cyberawareness, digital safety, edukasi digital, talenta digital, masa depan digital,