Gambar: TA BINJAI j

20251219103124-blobid0.jpg

Binjai, 3 Desember 2025 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan menyelenggarakan pelatihan Thematic Academy (TA) dengan skema Basic Cyber Security bagi siswa-siswi SMP dan SMA Swasta Istana Hati Binjai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Digital Talent Scholarship (DTS) yang bertujuan untuk mencetak talenta digital Indonesia yang kompeten dan berkarakter.

Pelatihan yang diikuti oleh 65 pelajar ini fokus pada pembekalan pengetahuan dasar mengenai keamanan siber, cara melindungi data pribadi, serta teknik proteksi saat berinteraksi di dunia maya. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai hampir 80% dari total penduduk, yang diiringi dengan meningkatnya ancaman digital seperti peretasan dan penipuan daring.

Mewakili Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Jarudo Damanik, S.Kom., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kompleksitas dunia digital.

20251219103124-blobid1.jpg

"Melalui pelatihan Basic Cyber Security ini, kami ingin menanamkan fondasi yang kuat bagi anak-anak agar tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam berselancar. Kami memberikan simulasi langsung agar para siswa memahami secara praktis bagaimana melindungi identitas digital mereka dari berbagai ancaman di internet," ujar Jarudo Damanik.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Ketua Yayasan Istana Hati Binjai, Suwardiyamsyah, M.Ag., yang mengapresiasi kolaborasi ini karena sangat selaras dengan nilai-nilai pendidikan yang mereka usung.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Kominfo Medan terhadap pendidikan anak-anak kami, terutama di tengah tantangan sarana yang masih sederhana. Ilmu ini adalah bekal penting di era teknologi informasi agar siswa kami tumbuh menjadi pelajar yang cerdas, mandiri, dan mampu berkontribusi positif tanpa rasa takut akan ancaman dunia digital," ungkap Suwardiyamsyah.

Meskipun kondisi cuaca di lokasi sempat terkendala hujan dan genangan air, antusiasme peserta tetap tinggi. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep dasar keamanan siber setelah mengikuti pelatihan.

20251219103124-blobid2.jpg

Melalui sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan, diharapkan tercipta ekosistem digital yang aman dan produktif bagi pelajar, khususnya di wilayah Sumatera Utara. (RDS/FS)


Label
ta