Gambar: IMG 9006

SURABAYA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Pusat Pengembangan Talenta Digital menyelenggarakan Workshop II AI Talent Factory (AITF) Tahun 2026 bertempat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Kegiatan yang berlangsung pada 16 hingga 17 April 2026 ini merupakan langkah strategis dalam melakukan monitoring dan pengendalian mutu terhadap progres pengembangan proyek kecerdasan artifisial (AI) yang dikerjakan oleh para peserta program AITF.

Workshop ini difokuskan pada pemantauan pengerjaan use case di Fase 2, yang mencakup tahapan training model, pemilihan model, hingga pengembangan prototipe. Fokus utama proyek yang dikembangkan oleh peserta mencakup penanganan disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK), serta perlindungan anak di ruang digital (PAD).

Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Komdigi, Said Mirza Pahlevi, hadir memberikan arahan teknis guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai target dan maksud yang telah ditetapkan. Dalam sambutannya, Dekan FTEIC ITS, Diana Purwitasari, menyambut baik kolaborasi ini, yang diperkuat dengan kehadiran Rektor ITS yang turut menyemangati para peserta. Rektor menegaskan dukungan penuh ITS dalam program ini karena pengembangan AI merupakan salah satu fokus utama universitas.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam arahannya kepada peserta menekankan pentingnya kesiapan talenta digital nasional dalam menghadapi transformasi dunia kerja yang semakin terintegrasi dengan teknologi AI. Beliau mendorong para peserta untuk tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga mampu menghasilkan solusi AI yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan strategis nasional.

Selain sesi presentasi progres, kegiatan ini juga menghadirkan sesi expert lecture dari praktisi industri global. Esther Irawati Setiawan dari Google membekali peserta dengan materi mengenai Mastering Multimodality & Agentic AI, yang membahas pengembangan solusi AI skala enterprise yang mampu memproses berbagai jenis data secara otonom.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari AWS, JICA, dan Internet Society (ISOC) Indonesia, guna memberikan wawasan luas bagi peserta. Melalui pendampingan intensif oleh mentor teknis dan dosen pembimbing, para peserta diharapkan dapat menyempurnakan model AI mereka sebelum memasuki Fase 3 program AITF.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Workshop II AITF di Surabaya berjalan lancar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan kapasitas talenta digital Indonesia di bidang kecerdasan artifisial. Komdigi berkomitmen untuk terus melakukan monitoring berkala guna menjamin keberlanjutan dan kesuksesan program hingga tahap implementasi nyata.