JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat kapasitas teknis peserta program Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) melalui kolaborasi dengan pakar industri global. Pada Kamis (9/4), Komdigi menyelenggarakan sesi Expert Lecture bertajuk "Accelerating Komdigi AITF with AWS AI/ML Services" yang dilaksanakan secara daring untuk membekali talenta digital Indonesia dengan pemahaman mendalam mengenai pengembangan, pelatihan, hingga pengelolaan model AI dalam skala besar.
Sesi edukasi ini menghadirkan ahli dari Amazon Web Services (AWS) yang memaparkan lanskap teknologi AI terkini, khususnya terkait tantangan dan peluang dalam membangun aplikasi berbasis Generative AI. Dalam pembahasannya, narasumber menekankan bahwa implementasi AI yang sukses tidak hanya bergantung pada kecanggihan model, tetapi juga pada kesiapan data, infrastruktur yang mumpuni, serta tata kelola yang kuat. AWS diperkenalkan sebagai salah satu solusi yang menawarkan kemudahan melalui aspek skalabilitas, keamanan, dan integrasi layanan yang menyeluruh.
Salah satu poin penting yang menjadi sorotan dalam diskusi adalah strategi pemilihan infrastruktur, seperti unit pemroses grafis (GPU) atau layanan cloud. Peserta diingatkan untuk menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan spesifik model, latensi, dan jumlah pengguna guna mencapai efisiensi biaya yang optimal. Selain itu, aspek keamanan data menjadi perhatian utama, di mana penggunaan alat pemantauan (monitoring), guardrails, serta kepatuhan terhadap standar regulasi menjadi kewajiban dalam setiap implementasi teknologi AI di instansi pemerintah maupun swasta.
Moderator kegiatan dari Universitas Brawijaya, Putra Pandu Adikara, menyatakan bahwa materi ini sangat relevan dalam mendorong pemanfaatan AI di lingkungan kerja serta membantu peserta dalam menyelesaikan berbagai studi kasus yang diberikan oleh Komdigi. Melalui sesi ini, pemerintah berharap para talenta digital Indonesia tidak hanya mampu menciptakan inovasi, tetapi juga memahami cara mengelola teknologi tersebut secara aman dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas layanan publik di masa depan.