JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) resmi memperkuat sinergi internasional dalam pengembangan kecerdasan artifisial (AI). Penguatan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) Technical Cooperation Program (TCP) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) yang berlangsung di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, pada Senin (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan program AI Talent Factory (AITF) melalui inisiatif TCP bertajuk “The Project for Next-Gen AI Talent Factory”. Program kerja sama ini bertujuan memperkuat kerangka nasional pengembangan talenta AI yang berkelanjutan, sekaligus mendorong pengembangan AITF melalui model yang mampu memastikan pelaksanaan, pengelolaan, serta penyelenggaraan program berjalan secara efektif, terstruktur, dan berkesinambungan.
Mekanisme Strategis dan Tata Kelola Program
Dalam dokumen MoM yang disepakati, kedua belah pihak menekankan pentingnya tata kelola yang kuat untuk menjamin keberlanjutan program. Sejumlah poin strategis yang menjadi kesepakatan antara lain:
Penyusunan draf Project Design Matrix, untuk mengidentifikasi tujuan, output serta detail aktivitas dari program serta peran masing-masing pihak
Penyusunan draf Plan of Operation, untuk melihat pembagian peran experts dari JICA dan timeline untuk menyelesaikan aktivitas tersebut.
Pembentukan Joint Coordination Committee (JCC) sebagai mekanisme pengawasan untuk memastikan program berjalan efektif dan efisien
Penguatan struktur organisasi, melalui penunjukan Project Director dan Project Manager yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program, baik dari sisi teknis maupun administratif.
Kolaborasi tenaga ahli, di mana JICA akan menyediakan tenaga ahli (experts) sesuai kebutuhan program, sementara Komdigi menyiapkan tim serta Project Officials untuk mendukung koordinasi dan implementasi.
Keberlanjutan dan evaluasi program, dengan masa kerja sama selama tiga tahun sejak 2026, disertai mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala setiap enam bulan melalui JCC.
Penandatanganan MoM dilakukan oleh Bapak Said Mirza Pahlevi selaku Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital mewakili BPSDM Komdigi dan Masao Shino selaku Director, Office for Science, Technology and Information, and Digital Transformation Governance and Peacebuilding Department mewakili JICA. Kegiatan penandatanganan ini turut disaksikan oleh Kepala BPSDM Komdigi, Sekretaris BPSDM Komdigi, serta perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Ke depan, tahapan kerja sama akan dilanjutkan dengan penandatanganan Record of Discussion untuk proyek Next-Gen AI Talent Factory yang direncanakan sebelum pertengahan tahun 2026. Adapun program TCP dijadwalkan mulai berlangsung pada Desember 2026 mendatang.