Sidoarjo, 19 Agustus 2026 — Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Surabaya terus mendorong peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik melalui Pelatihan TIK: Penguatan Kompetensi Guru melalui Media Pembelajaran Interaktif, Video Ajar, dan TPACK. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) tersebut diikuti oleh 36 guru SMP Negeri 2 Tanggulangin dan dilaksanakan sebagai upaya mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Kepala SMP Negeri 2 Tanggulangin, Supriyanto, Plt. Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netti Lastiningsih. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran di era digital.

Dalam sambutannya, Netti Lastiningsih menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini tengah mengalami revolusi dan transformasi seiring dengan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut para pendidik untuk terus berkembang agar mampu memanfaatkan teknologi secara tepat dalam proses pendidikan.

“Pendidikan mengalami revolusi dan transformasi di era digital. Perlu ada perkembangan dari para pendidik agar dapat memanfaatkan digitalisasi ke dalam pendidikan dengan benar,” ujar Netti.

Ia menambahkan bahwa sekolah merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan modern sehingga pelatihan seperti ini dapat memberikan manfaat dalam pengembangan materi, kurikulum, maupun proses transfer ilmu kepada peserta didik. Selain kemampuan teknis, Netti juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai Digital Wellness dan etika dalam pemanfaatan teknologi digital yang perlu terlebih dahulu diterapkan oleh para guru sebelum diperkenalkan kepada siswa.

Memasuki sesi pembelajaran, peserta mendapatkan pendampingan dari Andre Dwi Herdhiyanto selaku pengajar dari BLSDM Komdigi Surabaya. Materi pelatihan diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial untuk menghasilkan media pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Peserta diajak mempraktikkan penyusunan storyboard sebagai tahap awal dalam merancang alur media pembelajaran. Selanjutnya, peserta mempelajari pembuatan aset berdasarkan storyboard menggunakan teknologi AI, termasuk proses mengubah storyboard menjadi gambar, gambar menjadi video, serta teks menjadi suara (text-to-voice).

Melalui praktik tersebut, guru tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penggunaan berbagai teknologi digital, tetapi juga didorong untuk mengintegrasikannya dengan kebutuhan pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pendidik menghasilkan video ajar dan media pembelajaran yang lebih menarik sekaligus mendukung penerapan kerangka TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam kegiatan belajar mengajar.

Pelatihan ini juga menjadi ruang bagi para guru untuk mengeksplorasi berbagai peluang pemanfaatan teknologi dalam menyampaikan materi kepada siswa. Dengan kemampuan tersebut, pendidik diharapkan tidak sekadar menggunakan teknologi sebagai alat bantu, tetapi mampu mengintegrasikannya secara tepat dengan metode mengajar dan substansi materi yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, BLSDM Komdigi Surabaya terus memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik. Penguatan kapasitas guru diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi, sekaligus membekali siswa dengan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna. (YA)


Label
pelatihan, ai, pendidikan, pembelajaran, content creation, guru, media, interaktif