Sidoarjo, 15 Juli 2026 — Peningkatan kompetensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi digital pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Untuk memperkuat upaya tersebut, BLSDM Komdigi Surabaya menerima kunjungan audiensi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi pada Rabu (15/7/2026) di Aula BLSDM Komdigi Surabaya.

Rombongan Diskominfo SP Kabupaten Ngawi dipimpin oleh Kepala Bidang Aptika, Samsul Hadi, didampingi Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Wurianto Saksomo, serta Pranata Komputer, Haneka Gandjari. Kunjungan tersebut disambut oleh Plt. Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, bersama Plt. Kasubbag Umum BLSDM Komdigi Surabaya, Maulia Jayantina Islami, beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus Winarko memaparkan berbagai program Digital Talent Scholarship (DTS) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital. Program tersebut meliputi Government Transformation Academy (GTA) bagi ASN, Talenta Digital untuk pelajar, mahasiswa, dan profesional, serta Keterampilan Digital Dasar (KDD) yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM, wirausaha, dan masyarakat umum. Beragam skema pelatihan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi digital pada berbagai segmen masyarakat.

Samsul Hadi menjelaskan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memenuhi indikator pengembangan kompetensi ASN, di mana sebagian besar aparatur diharapkan telah memperoleh pelatihan kompetensi digital. Menurutnya, selama ini program Digital Talent Scholarship masih didominasi oleh peserta dari perangkat daerah tertentu, sehingga diperlukan strategi kolaboratif agar manfaat program dapat menjangkau ASN di seluruh organisasi perangkat daerah.

"Kami berharap dapat bersinergi dengan BLSDM Komdigi Surabaya dalam menghadirkan pelatihan kompetensi digital bagi ASN Kabupaten Ngawi, baik melalui skema luring maupun daring, sehingga semakin banyak aparatur yang dapat meningkatkan kapasitas digitalnya," ujar Samsul Hadi.

Menanggapi hal tersebut, Bagus Winarko menyampaikan bahwa BLSDM Komdigi Surabaya siap mendukung kebutuhan pengembangan kompetensi digital Pemerintah Kabupaten Ngawi. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dapat disesuaikan dengan tema yang dibutuhkan, baik melalui kelas tatap muka, pembelajaran daring, maupun Self-Paced Learning, serta didukung pendampingan mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan pelatihan apabila diperlukan.

Audiensi kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program Digital Talent Scholarship bagi ASN Kabupaten Ngawi. Berbagai gagasan mengenai tema pelatihan, mekanisme pelaksanaan, serta pemanfaatan sarana pembelajaran digital dibahas sebagai upaya memperluas akses peningkatan kompetensi aparatur secara efektif dan berkelanjutan.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara BLSDM Komdigi Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendukung percepatan transformasi digital sektor pemerintahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital ASN sehingga dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, inovatif, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat. (YA)

Label
pelatihan, audiensi, sosialisasi, asn, sinergi, digitalent, program