Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, bersama jajaran pimpinan dan sivitas akademika Universitas Merdeka Malang. Sosialisasi bertujuan memperkenalkan berbagai program pengembangan kompetensi digital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital melalui BLSDM Komdigi Surabaya, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengembangan talenta digital.
Dalam kesempatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai skema pelatihan yang tersedia, mulai dari Keterampilan Digital Dasar (KEDAS) hingga Digital Expertise (DEX) dengan beragam tema pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi digital. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang fleksibel, bertahap, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi praktis.
Plt. Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, menjelaskan bahwa program pelatihan tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, tetapi juga dapat mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan literasi dan keterampilan digital.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta. Salah satunya mengenai peluang kerja sama pelaksanaan pelatihan Keterampilan Digital Dasar secara berkelanjutan bagi mahasiswa serta integrasinya dengan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan pelaku UMKM. Menanggapi hal tersebut, Bagus Winarko menyampaikan bahwa BLSDM Komdigi Surabaya siap mendukung kerja sama yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun tanpa dibatasi kuota peserta, sehingga semakin banyak mahasiswa dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.
Selain itu, peserta juga menanyakan kemungkinan pelaksanaan pelatihan dengan skema hybrid agar dapat disesuaikan dengan jadwal akademik. Menanggapi hal tersebut, Bagus Winarko menyampaikan bahwa pelaksanaan secara hybrid sangat memungkinkan selama disepakati bersama dan tetap memenuhi ketentuan penyelenggaraan program.
Diskusi juga mengangkat pentingnya sertifikat kompetensi bagi mahasiswa sebagai nilai tambah setelah lulus. Menanggapi hal tersebut, tim BLSDM Komdigi Surabaya menjelaskan bahwa program pelatihan dilaksanakan secara mandiri dan berjenjang, sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan sesuai tingkat kompetensi yang dibutuhkan. Mekanisme pelaksanaan dan jadwal pelatihan juga dapat dikoordinasikan bersama agar selaras dengan kalender akademik perguruan tinggi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara BLSDM Komdigi Surabaya dan Universitas Merdeka Malang dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi digital, siap menghadapi tantangan dunia kerja, serta berkontribusi dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional. (YA)
Label
pelatihan, audiensi, sosialisasi, sinergi, talenta digital, digital expertise