Malang, 8 Juli 2026 — Pengembangan talenta digital yang selaras dengan kebutuhan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di era transformasi digital. Untuk mendukung hal tersebut, BLSDM Komdigi Surabaya menyelenggarakan Sosialisasi Program Pelatihan Digital Talent Academy (DTA) Tahun 2026 di Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya pada Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala BLSDM Komdigi Surabaya, Bagus Winarko, dan Dekan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya, Mukhammad Kholid Mawardi, beserta jajaran pimpinan fakultas. Sosialisasi bertujuan memperkenalkan berbagai program peningkatan kompetensi digital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital melalui BLSDM Komdigi Surabaya, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam pemaparannya, Bagus Winarko memperkenalkan berbagai skema pelatihan yang tersedia, mulai dari Keterampilan Digital Dasar (KEDAS) hingga Digital Expertise (DEX) dengan beragam tema yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi digital. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan belajar yang fleksibel, berjenjang, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi praktis yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun masyarakat.

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya, Mukhammad Kholid Mawardi, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan program Digital Talent Academy. Menurutnya, program tersebut memiliki keterkaitan yang erat dengan karakteristik Fakultas Vokasi yang memiliki banyak program studi berbasis digital serta hubungan yang kuat dengan dunia industri dan pemerintahan. Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan antara Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya dan BLSDM Komdigi Surabaya sehingga mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari jajaran pimpinan fakultas. Salah satu pembahasan menyoroti peluang kolaborasi antara tema-tema pelatihan Digital Talent Academy dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dimiliki Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pengembangan kompetensi mahasiswa.

Selain itu, turut dibahas potensi integrasi program Digital Talent Academy dengan Satuan Kegiatan Mahasiswa (SKM) yang baru dikembangkan oleh Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya sebagai bentuk pengakuan terhadap aktivitas nonakademik mahasiswa. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya peningkatan portofolio mahasiswa melalui pelatihan, sertifikasi, organisasi, maupun kompetisi sehingga dapat meningkatkan kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja.

Diskusi juga membahas mekanisme sertifikasi kompetensi pada tema-tema pelatihan Digital Talent Academy. Tim BLSDM Komdigi Surabaya menjelaskan bahwa beberapa program pelatihan telah terintegrasi dengan sertifikasi sesuai skema yang berlaku, sementara pelaksanaan sertifikasi pada tema tertentu dapat dikoordinasikan lebih lanjut sesuai kebutuhan dan bentuk kerja sama yang akan dibangun bersama perguruan tinggi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BLSDM Komdigi Surabaya dan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi digital, portofolio yang kuat, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam percepatan transformasi digital nasional. (YA)

Label
pelatihan, audiensi, sosialisasi, sinergi, talenta digital, digital expertise