"Kita akan berkolaborasi dengan beberapa instansi, termasuk dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengembangkan kompetensi ASN di bidang digital dengan pelatihan-pelatihan yang akan kami rangkum dalam tema AI for ASN Digital. Nanti juga, kami akan berkolaborasi dengan instansi lainnya." tegas Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi (PusPA Komdigi), Noor Iza, saat membuka pelatihan.
Pernyataan tersebut menandai komitmen kuat PusPA Komdigi bersama Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Dalam acara pembukaan pelatihan tersebut, hadir pula Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Rudy Ridwan Effendi. Kolaborasi strategis ini menyasar peningkatan kapasitas para abdi negara agar makin adaptif dan inovatif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Pelatihan yang diselenggarakan secara daring/online pada tanggal 22–25 September 2026 ini dilaksanakan melalui mekanisme PNBP dan diikuti oleh 30 (tiga puluh) ASN Kementerian Pekerjaan Umum. Selama 30 Jam Pelajaran (JP). Para peserta dibekali keahlian teknis dan praktis untuk mengintegrasikan AI dalam perancangan serta pengelolaan kurikulum pembelajaran.
Tiga Pokok Pelatihan: Dari TNA Hingga Simulator AI
Program pelatihan khusus ini berfokus pada 3 (tiga) aspek utama pengembangan kapasitas berbasis AI:
-
Analisis Kebutuhan Pelatihan (TNA) Berbasis AI
Peserta diajarkan memanfaatkan teknologi AI untuk mengidentifikasi competency gap, memetakan kebutuhan pembelajaran, hingga menyusun Training Need Analysis (TNA) secara lebih cepat dan presisi. -
Pengembangan Silabus Berorientasi Outcome
Penyusunan rencana pembelajaran interaktif mengadaptasi metode Rancangan Bangun Pembelajaran Mata Pelatihan (RBPMP) dan Rancangan Bangun Pelaksanaan Pembelajaran (RBPP) guna memastikan indikator keberhasilan yang terukur. -
Pengembangan Aplikasi AI Agent Simulator Kurikulum
Peserta diajak praktik langsung merancang arsitektur sistem, mengintegrasikan Retrieval Augmented Generation (RAG), hingga melakukan deployment serta tata kelola aplikasi berbasis AI Builder.
Sinergi antara PusPA Komdigi dan Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kementerian PU ini diharapkan dapat mencetak ASN yang tidak hanya sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pionir inovasi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Label
puspa komdigi, asn, ai agent, pelatihan teknis