"Tuntutan transformasi digital yang efektif dan efisien membuat ASN concern terhadap pelatihan tentang AI Agent. Banyak ASN ingin meningkatkan kompetensi di bidang tersebut. PusPA Komdigi menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) untuk mendukung penyelenggaraan pelatihan AI Agent dengan menyediakan tenaga pengajar yang berkualitas.” jelas Charviano Hardika, Ketua Tim Kerja Teknis dan Teknologi Baru, menyikapi tingginya kebutuhan adopsi kecerdasan buatan di lingkungan pemerintahan.
Menjawab tantangan tersebut, Pusat Pengembangan Aparatur Kementerian Komunikasi dan Digital (PusPA Komdigi) menggelar program Training of Trainer (ToT) bertema AI Agent secara daring pada 14–19 Oktober 2026.
Tak tanggung-tanggung, pelatihan intensif ini diikuti oleh 63 ASN dari berbagai jabatan, mulai dari praktisi, widyaiswara, instruktur, hingga dosen.
Dari Konsep Hingga Prototype
Program ToT ini dirancang khusus untuk membentuk dan mengembangkan sumber daya pengajar yang memiliki kompetensi substansi, metodologi pengajaran modern, serta kemampuan fasilitasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah di era transformasi digital.
Selama 4 hari penuh, para calon tenaga pengajar diajak buat memahami seluk-beluk AI Agent. Materi yang dibahas benar-benar aplikatif, meliputi:
- Konsep Dasar AI Agent: Memahami cara kerja dan potensi AI Agent dalam sistem birokrasi.
-
System Design AI Agent: Merancang desain sistem AI yang tailor-made berdasarkan permasalahan dan kebutuhan di instansi masing-masing.
-
Build & Prototype: Membangun, mengembangkan, hingga mempresentasikan prototype AI Agent berbasis use case yang dipilih.
Artinya, selesai dari pelatihan ini, para calon tenaga pengajar dapat langsung mempraktikkan pembuatan prototype AI Agent dan siap mengajar.
Dengan hadirnya 63 calon mastermind pengajar AI Agent ini, PusPA Komdigi optimis penyiapan SDM ASN yang melek kecerdasan buatan bakal makin masif, terstruktur, dan merata di berbagai lini birokrasi (AB).
Label
puspa komdigi, asn, pelatihan ai agent