Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital menyelenggarakan Workshop 1 Program Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) pada tanggal 11–13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan serentak di tiga perguruan tinggi mitra, yaitu Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Gadjah Mada.
Workshop tersebut diikuti oleh 98 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan talenta digital terpilih, serta didampingi oleh tutor teknis, mentor use case dari berbagai instansi, dan tim teknis dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kecerdasan artifisial guna mendukung transformasi digital nasional.
Program AITF mengusung pendekatan berbasis studi kasus nyata yang memungkinkan peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengembangkan solusi inovatif berbasis kecerdasan artifisial untuk menjawab permasalahan di masyarakat dan pemerintahan. Beberapa fokus use case yang dikembangkan dalam program ini meliputi pemetaan kemiskinan dan bantuan sosial, penguatan komunikasi publik dan media, penanganan disinformasi serta perlindungan anak di ruang digital.
Selama workshop berlangsung, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti progress discussion, mentoring use case, serta expert lecture yang menghadirkan praktisi dan akademisi dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini juga menjadi tahap evaluasi capaian fase awal pengembangan model kecerdasan artifisial, termasuk proses kurasi data, pemilihan model dasar, serta pengembangan pipeline