Pusat Pengembangan Ekosistem SDM, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komunikasi dan Digital, mencatat kinerja positif dalam pengelolaan aduan dan konsultasi layanan publik selama Semester I Tahun 2026. Sebanyak 283 permohonan, aduan, masukan, serta permintaan data dan informasi telah ditindaklanjuti dan diselesaikan.
Capaian tersebut mencerminkan komitmen Pusat Pengembangan Ekosistem SDM dalam menghadirkan layanan publik yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Berdasarkan rekapitulasi Semester I 2026, seluruh aduan dan konsultasi yang diterima telah ditindaklanjuti dengan tingkat penyelesaian mencapai 100 persen atau berstatus Closed/Done.
Empat layanan menjadi bagian dari rekapitulasi tersebut. Pertama, Layanan Rekomendasi Pemberian Lisensi Calon Lembaga Sertifikasi Indonesia (CLSPI) yang menerima 32 permohonan dan seluruhnya telah terakomodasi. Kedua, Layanan Sistem Informasi Pengembangan SDM Digital yang mencatat 189 aduan terselesaikan. Layanan ini menjadi layanan dengan jumlah aduan dan konsultasi terbanyak selama Semester I 2026. Ketiga, Layanan Fasilitasi Penyusunan RSKKNI/RKKNI dan Peta Okupasi Bidang Komdigi yang menerima 43 masukan tervalidasi. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan standar kompetensi dan pemetaan kebutuhan okupasi di bidang komunikasi dan digital. Keempat, Layanan Data dan Informasi SDM Digital dengan 19 permohonan data dan informasi yang seluruhnya telah diselesaikan.
Pengelolaan aduan dan konsultasi tidak hanya dipandang sebagai proses penyelesaian permohonan pengguna layanan, tetapi juga sebagai sumber masukan untuk meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan. Setiap aduan, konsultasi, maupun masukan yang diterima menjadi bahan evaluasi bagi Pusat Pengembangan Ekosistem SDM untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna serta melakukan perbaikan terhadap layanan yang diberikan.
Melalui pengelolaan layanan yang responsif dan terukur, Pusat Pengembangan Ekosistem SDM terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pengembangan ekosistem sumber daya manusia di bidang komunikasi dan digital. Dengan demikian, setiap aduan dan konsultasi tidak berhenti sebagai laporan, tetapi menjadi masukan berharga dalam membangun layanan publik yang semakin efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pemangku kepentingan.
Label
layanan publik, aduan, konsultasi