Gambar: Sarasehan

Jakarta (13/03/2026) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Sarasehan dan Taklimat pada Jumat (13/3) sore di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat budaya integritas dan profesionalisme di lingkungan Kementerian Komdigi. Jajaran pimpinan serta ASN Kementerian Komdigi menghadiri acara ini, termasuk dari unit pelaksana teknis yang mengikuti secara daring.

Mengangkat tema Terhubung Dalam Silaturahmi, Tumbuh Dalam Iman, Terjaga Dalam Ketaqwaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh sivitas Kementerian Komdigi di bulan Ramadan. Tema ini merefleksikan semangat untuk tidak hanya memperkuat profesionalisme kerja, tetapi juga menjaga nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Silaturahmi dan Pengabdian Menjelang Hari Kemenangan

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Komdigi, Meutya Hafid menyampaikan pesan kepada seluruh sivitas Kementerian Komdigi agar tetap menjaga semangat pengabdian kepada bangsa, meski berada di momen menjelang Idulfitri. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali makna kerja dan pengabdian, sekaligus menjaga kebersamaan di lingkungan kementerian.

“Kita sudah sampai menuju kurang lebih tujuh hari kepada in shaa Allah hari kemenangan bagi kita semua. Dengan juga melakukan banyak hal, dengan tetap mengabdi, tetap memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Meutya.

Ia juga menyinggung sejumlah agenda penting yang tengah Kementerian Komdigi hadapi, salah satunya terkait implementasi PP Tunas yang menjadi salah satu fokus kebijakan kementerian dalam waktu dekat. “Kita ada program besar menuju tanggal 28 (Maret 2026), yaitu implementasi PP Tunas yang menunda anak masuk ke media sosial. Saya mohon untuk yang tanggal 28 (Maret 2026) ini kita kawal bersama,” tambahnya.

Meneguhkan Nilai T3: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komdigi, Ismail menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai dasar yang kementerian usung, yakni T3: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Ia menjelaskan bahwa makna T3 tidak hanya berkaitan dengan pembangunan ekosistem digital, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan spiritual, terutama di bulan Ramadan.

“Terhubung kita maknai dalam rangka silaturahmi dan semangat persaudaraan. Tumbuh kita inginkan adanya keseimbangan antara kreativitas, kesejahteraan ekonomi, dengan keimanan dan ketakwaan. Dan terjaga adalah wujud dari upaya menjadikan kita insan yang bertakwa,” jelas Ismail.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas di lingkungan kementerian, terutama dengan terus mengingatkan bahwa pencegahan terhadap penyimpangan harus menjadi komitmen bersama seluruh pegawai. Melalui kegiatan seperti ini, Komdigi ingin memastikan bahwa transformasi digital yang kementerian terus dorong tidak hanya menghasilkan kemajuan teknologi, tetapi juga beriringan dengan pembentukan sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, dan memiliki nilai spiritual yang kuat. (Publikasi BPSDM Komdigi/RNS/RAF)


Label
sarasehan, taklimat, komdigi, menjaga, integritas, bulan, ramadan