Gambar: IMG 0054

Jakarta (13/03/2026) – Dalam rangka memastikan kesiapan layanan telekomunikasi yang optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 M, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyelenggarakan Apel Bersama Posko Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi dan Spektrum Frekuensi Radio pada Jumat (13/3). Bertempat di halaman Lobi Gedung Utama Komdigi, Jakarta Pusat, kegiatan berlangsung mulai pukul 8:30 WIB dengan sejumlah rangkaian pembukaan acara, termasuk laporan dari Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto serta arahan dari Menteri Komdigi, Meutya Hafid. Dalam arahannya, Meutya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas jaringan dan kualitas layanan, terutama pada masa lonjakan trafik komunikasi yang signifikan selama Ramadan dan Idulfitri.

Momentum apel ini juga menjadi simbol mulainya operasional Posko Pemantauan Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, dengan pelepasan petugas Satgas dan aktivasi alarm secara simbolis. Para petugas yang terlibat akan bertugas memantau kualitas jaringan telekomunikasi serta spektrum frekuensi radio di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia.

Peran BPSDM Komdigi

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi turut mengambil peran strategis dalam mendukung kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan Posko Siaga RAFI 2026. Keterlibatan ini menjadi bagian dari komitmen BPSDM Komdigi dalam memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas memiliki kompetensi, responsivitas, dan kesiapsiagaan tinggi dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi nasional.

BPSDM Komdigi memandang bahwa kesiapan teknis harus seiring dengan kesiapan kapasitas SDM. Oleh karena itu, berbagai program pelatihan dan pembekalan telah berjalan sebelumnya guna memastikan petugas mampu menghadapi potensi gangguan layanan secara cepat dan tepat.

Tumbuh dan Produktif Selama Berlebaran

Lebih dari itu, kesiapan infrastruktur dan kualitas jaringan yang terjaga juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selama masa mudik dan libur Lebaran di kampung halaman, masyarakat tetap dapat memanfaatkan konektivitas digital untuk kegiatan produktif, termasuk mengikuti pelatihan dan pembelajaran daring. Hal ini menjadi peluang penting untuk terus mengembangkan kompetensi diri di tengah waktu luang bersama keluarga.

Kolaborasi antara Kementerian Komdigi dan operator seluler dalam menjaga kualitas layanan memungkinkan akses Internet tetap stabil, bahkan di daerah tujuan mudik. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya terhubung untuk komunikasi, tetapi juga tetap dapat meningkatkan keterampilan melalui berbagai platform pelatihan online yang tersedia.

BPSDM Komdigi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebagai bagian dari upaya pengembangan diri secara berkelanjutan. Transformasi digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan dan kemauan masyarakat untuk terus belajar dan beradaptasi.

Usai pelaksanaan apel, Menteri Komdigi bersama jajaran terkait melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Posko Pemantauan di Stasiun Gambir. Hadir pula para influencer dan direksi operator seluler pada kegiatan ini sebagai bentuk transparansi sekaligus edukasi publik terkait upaya pemerintah dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi.

Komitmen BPSDM Komdigi

Melalui kegiatan ini, BPSDM Komdigi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas SDM digital yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dalam mendukung transformasi digital nasional. Sekaligus memastikan masyarakat tetap tumbuh produktif dan terhubung di momen penting, seperti Ramadan dan Idulfitri. (Publikasi BPSDM Komdigi/JLA/RAF)


Label
bpsdm komdigi, konektivitas, pembelajaran digital, rafi, 2026