Depok (07/08/2026) — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) melalui Pusat Pengembangan Aparatur (PusPA) Komdigi secara resmi menutup Pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) Mitra LPP TVRI Tahun 2026. Acara penutupan berlangsung secara luring pada Jumat (7/8) di Pusdiklat LPP TVRI, Studio Alam, Depok, Jawa Barat.
Kelulusan 100 Persen dan Rencana Aksi Terukur
Sejumlah 61 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak 27 Juli hingga 7 Agustus 2026 ini, mulai dari pimpinan Satuan Kerja (Satker), Kepala Stasiun Daerah, hingga Kepala Subbagian Tata Usaha dari TVRI seluruh Indonesia. Seluruh peserta berhasil lulus 100 persen setelah menempuh pembelajaran dengan metode blended learning, meliputi self-learning, pembelajaran daring, pembelajaran luring, hingga penyusunan rencana aksi.
Kepemimpinan digital menjadi kompetensi inti organisasi di era modern. Transformasi digital bukan lagi sekadar kemampuan teknis, melainkan penentu arah dan kecepatan perubahan.
Seluruh Rencana Aksi yang para peserta susun tersebut nantinya akan dievaluasi dalam jangka waktu 3 hingga 6 bulan serta diintegrasikan langsung ke dalam executive dashboard monitoring LPP TVRI untuk memastikan dampak perubahan terasa secara nyata.
Menjawab Tantangan Konvergensi Media dan Kualitas Konten
Sementara itu, Direktur Utama LPP TVRI, Fiki Satari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPSDM Komdigi atas penyelenggaraan DLA dengan materi yang kekinian dan sesuai kebutuhan industri penyiaran. Ia menyoroti pentingnya penguatan kreativitas konten berbasis teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
"Digital Leadership Academy ini menjadi titik berangkat. Secanggih apapun teknologi dan model bisnisnya, apabila SDM-nya tidak memiliki mindset kepemimpinan digital, perubahan tidak akan pernah efektif. Dengan 70 persen pegawai TVRI yang merupakan generasi Y dan Z, para pimpinan hari ini harus memastikan potensi tersebut teroptimalkan untuk membawa TVRI lebih adaptif di era digital," ujar Fiki Satari.
Direktur Umum LPP TVRI, Rika Damayanti juga menekankan komitmennya untuk mengeksekusi Rencana Aksi yang telah tersusun sebagai target jangka pendek organisasi. Selaras dengan hal tersebut, Kepala TVRI Stasiun DKI Jakarta, Hari Setya menambahkan bahwa DLA memberikan arah yang jelas bagi para pimpinan stasiun daerah dalam menghadapi tantangan konvergensi media.
"Tantangan kita saat ini adalah konvergensi media. Melalui DLA, kita diajak bekerja sama secara kolaboratif agar perubahan tidak hanya terjadi stasiun per stasiun, melainkan di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Hari Setya.
Pada rangkaian acara penutupan ini juga panitia turut menyerahkan penghargaan kepada tiga peserta dengan nilai terbaik. Ketiga peserta itu, yaitu:
- Hari Setya (Terbaik I - Kepala Stasiun TVRI DKI Jakarta);
- Rika Damayanti (Terbaik II - Stasiun TVRI Jawa Barat); dan
- Andi Fahruddin (Terbaik III - Stasiun TVRI Sulawesi Selatan).
Melalui penutupan pelatihan DLA TVRI 2026 ini, BPSDM Komdigi di bawah arahan Kepala PusPA Komdigi, Noor Iza, bersama LPP TVRI berkomitmen memperkuat sinergi untuk melahirkan digital leaders yang siap membawa penyiaran publik Indonesia melompat lebih jauh. Penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen dan upaya BPSDM Komdigi untuk terus meningkatkan kompetensi SDM Indonesia agar terus #tumbuh dan berkembang agar bisa bersaing secara global. (Publikasi BPSDM Komdigi/RNS/RAF)
Label
61, pemimpin, digital, penyiaran, pelatihan, dla, ditutup, bpsdm komdigi, tvri