Manado – Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BLSDM) Komunikasi dan Digital (Komdigi) Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor pendidikan melalui kegiatan Pembukaan Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) hasil kerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado pada 20–22 April 2026, dengan seremoni pembukaan berlangsung pada 21 April 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Kegiatan pembukaan dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. H. Kaswad Sartono, S. Ag., M. Ag. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., serta Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, S.Kom., M.I.Kom.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang telah dilaksanakan pada Februari 2026 di kantor BLSDM Komdigi Manado. Ia juga memaparkan lima program unggulan madrasah, yakni Progul Riset, Progul Multimedia, Progul Tahfidz, Progul Tatabusana, dan Progul Sendratasik.
Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Hari ini ada dua pelatihan yang dibuka yakni kelas Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah dan AI for Content Creation yang sangat bermanfaat karena terkait digitalisasi,” ujar Marci.
Sementara itu, Kepala BLSDM Komdigi Manado menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara MAN 1 Kabupaten Gorontalo dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Semangat kolaborasi ini adalah kunci utama dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif di lingkungan pendidikan,” ungkap Arsyad.
Pelatihan GTA ini merupakan hasil kerja sama dengan skema sharing cost antara BLSDM Komdigi Manado dan MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Adapun tema pelatihan yang diselenggarakan meliputi Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah yang diikuti oleh 22 peserta, serta Artificial Intelligence for Content Creation yang diikuti oleh 25 peserta, yang seluruhnya merupakan tenaga pendidik.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya menjaga identitas madrasah di tengah perkembangan teknologi. Ia menyampaikan bahwa madrasah saat ini telah mengalami kemajuan signifikan, namun nilai-nilai khas seperti pembelajaran bahasa Arab, fiqih, dan tradisi keilmuan tetap harus dipertahankan.
Madrasah sudah melampaui pemikiran para pendahulunya. Namun, ciri khas madrasah tidak boleh hilang. Tradisi baik harus tetap dipelihara sambil terus mengambil hal-hal baru,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BLSDM Komdigi Manado dan MAN 1 Kabupaten Gorontalo sebagai bentuk penguatan sinergi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital.
Sejak tahun 2025, madrasah di bawah naungan Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo telah aktif menjalin kerja sama dengan BLSDM Komdigi Manado. Sepanjang tahun 2026, tercatat empat madrasah telah menjajaki pelaksanaan pelatihan, dengan tiga di antaranya telah terealisasi, yakni MTs 1 Bone Bolango, MTs 1 Kabupaten Gorontalo, dan MAN 1 Kabupaten Gorontalo, dengan total 133 tenaga pendidik sebagai peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik dapat meningkatkan kompetensi digital serta mampu mengimplementasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran, guna mendukung terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.
Label
dts, gta, gorontalo, madrasah, kerjasama