Gambar: Screenshot 2026 08 06 094745

Jakarta – Sebanyak sekitar 270 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMK Negeri 46 Jakarta mengikuti Seminar Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Sosialisasi Program Microskill yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan SDM Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Jakarta pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong generasi muda untuk mengembangkan kompetensi melalui program pelatihan Digitalent.
Program Microskill merupakan salah satu pelatihan dasar Digitalent yang dirancang untuk memberikan akses pembelajaran digital secara mandiri (self-learning) melalui platform e-learning Badan Pengembangan SDM Komdigi. Dengan beragam pilihan tema, program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan digital masyarakat secara inklusif sekaligus mempersiapkan talenta yang siap menghadapi perkembangan teknologi digital.

Seminar diawali dengan silaturahmi antara Plt. Kepala BLSDM Komdigi Jakarta, Dea Rachman, bersama Kepala SMK Negeri 46 Jakarta, Osda Manurung, yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kerja Sama, Sugiyono. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang kembali terjalin karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh wawasan dan kompetensi baru tanpa harus meninggalkan lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Dea Rachman menjelaskan bahwa seminar mengenai pemanfaatan AI menjadi bagian dari strategi memperkenalkan teknologi digital kepada pelajar sekaligus mendorong mereka mengikuti Program Microskill. Peserta diminta menyelesaikan lima tema Microskill sebagai syarat untuk memperoleh sertifikat seminar, sehingga tidak hanya mendapatkan pengetahuan melalui seminar, tetapi juga pengalaman belajar mandiri melalui platform Digitalent.

Seminar berlangsung interaktif dengan paparan mengenai pemanfaatan AI, diikuti sesi diskusi dan kuis yang disambut antusias oleh peserta. Tiga peserta dengan jawaban terbaik memperoleh merchandise dari BLSDM Komdigi Jakarta. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sepuluh peserta tercepat yang telah mendaftar dan menyelesaikan lima tema Microskill sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam meningkatkan kompetensi digital.

Melalui kegiatan ini, BLSDM Komdigi Jakarta berharap semakin banyak pelajar yang memanfaatkan Program Microskill sebagai sarana belajar yang fleksibel untuk memperkuat keterampilan digital. Kolaborasi dengan satuan pendidikan juga diharapkan dapat terus diperluas agar semakin banyak generasi muda memiliki bekal kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan maupun dunia kerja di era transformasi digital.


Label
digitalent, microskill, komdigi, sosialisasi program microskill,