Gambar: web

Jakarta – Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Komunikasi dan Digital Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan II Tahun 2026, BLSDM Komdigi Jakarta memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,26 dengan predikat "Baik".

Survei yang dilaksanakan terhadap 457 peserta pelatihan Digitalent periode April–Juni 2026 ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Pelaksanaan survei juga merupakan bagian dari komitmen BLSDM Komdigi Jakarta dalam mendukung Reformasi Birokrasi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Hasil survei menunjukkan bahwa peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai aspek pelayanan. Unsur Biaya Pelayanan kembali menjadi aspek dengan nilai tertinggi, disusul Perilaku Penyelenggara, Kualitas Pengajar/Materi Pelatihan, serta Kompetensi Penyelenggara. Capaian tersebut mencerminkan bahwa peserta menilai penyelenggaraan pelatihan telah berjalan secara profesional, transparan, serta didukung oleh tenaga pengajar dan penyelenggara yang kompeten.

Selain itu, Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP) memperoleh nilai 87,55 dengan predikat "Baik". Sementara pada aspek integritas, Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) berhasil mencapai 97,98 dengan predikat "Sangat Baik", yang menunjukkan tingginya kepercayaan peserta terhadap penyelenggaraan layanan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Meski memperoleh hasil yang baik, survei juga menjadi bahan evaluasi bagi BLSDM Komdigi Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Beberapa aspek seperti prosedur pelayanan, kemudahan mendapatkan informasi, sarana dan prasarana, serta ketepatan waktu pelayanan masih menjadi fokus perbaikan agar pengalaman belajar peserta semakin optimal. Selain itu, masukan peserta terkait peningkatan fasilitas pelatihan, penguatan sistem dan platform digital, serta penyelenggaraan pelatihan lanjutan akan menjadi perhatian dalam pengembangan layanan ke depan.

Melalui hasil SKM Triwulan II Tahun 2026 ini, BLSDM Komdigi Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pelatihan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan aparatur pemerintah. Hasil survei ini menjadi landasan penting bagi BLSDM Komdigi Jakarta untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.


Sisipan


Label
survei, hasil, skm, digitalent, pelatihan digitalent, zona integritas, wbk, wbbm