Banjarmasin, 07 September 2026 — Sebanyak 750 ASN dan non-ASN dari instansi pemerintah di empat provinsi Kalimantan mulai memperkuat kompetensi kecerdasan artifisial melalui pelatihan “Penguasaan Literasi dan Implementasi AI”. Digelar BLSDM Komdigi Banjarmasin bersama ASEAN Foundation, pelatihan ini berlangsung secara daring dengan pola blended learning dalam tiga batch, yang diawali Batch 1 pada hari ini (7/9).
Mengusung pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, pelatihan membekali peserta dengan pemahaman mengenai dasar AI, literasi, etika, keamanan data, serta implementasi AI di berbagai bidang. Bekal tersebut penting agar pemanfaatan AI di lingkungan pemerintahan tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap memperhatikan aspek keamanan dan tanggung jawab penggunaannya.
Rangkaian pembelajaran berlangsung melalui dua hari pembelajaran mandiri secara asinkron dan satu hari sesi sinkron melalui Zoom Meeting. Pelatihan terbagi menjadi tiga batch dengan jadwal pelaksanaan 7–9 September (Batch 1), 8–10 September (Batch 2), dan 10–12 September 2026 (Batch 3). Peserta yang mengikuti rangkaian pembelajaran akan memperoleh sertifikat 12 JP.
Dengan cakupan peserta dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, pelatihan ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat kesiapan aparatur menghadapi perubahan cara kerja di era AI, dengan pemanfaatan teknologi yang lebih cakap, kritis, dan bertanggung jawab.
***