Gambar: Empat hari belajar, satu semangat: menjadi talenta digital kompeten. Semangat inilah yang menyatukan para peserta dalam program Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi SKKNI Junior Network Administrator yang berlangsung di BPPTIK Komdigi, Cikarang.

CIKARANG – Empat hari belajar, satu semangat: menjadi talenta digital kompeten. Semangat inilah yang menyatukan para peserta dalam program Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi SKKNI Junior Network Administrator yang berlangsung di BPPTIK Komdigi, Cikarang.

Pelatihan dan sertifikasi ini diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Talenta Digital – BPSDM Komdigi bekerja sama dengan LSP BPPTIK Cikarang sebagai lembaga sertifikasi profesi. Tujuannya sederhana namun berdampak besar: mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) digital yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja global.

Keberagaman Latar Belakang Peserta

Selama empat hari, sebanyak 22 peserta terpilih dari Learning Path Junior Network Administrator berkumpul untuk memperdalam keahlian mereka. Menariknya, para peserta datang dengan latar belakang yang sangat beragam:

  • Guru SMK TKJ yang ingin memperbarui metode ajarnya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

  • Siswa SMK yang mendapatkan kesempatan emas belajar langsung dari instruktur profesional.

  • Tenaga teknis yang berupaya menyesuaikan diri dengan standar industri terkini.

Menguasai Fondasi Dunia Jaringan

Didampingi oleh pengajar profesional dari LSP BPPTIK Komdigi, para peserta membedah berbagai materi krusial yang menjadi fondasi utama dalam dunia jaringan komputer. Fokus pembelajaran meliputi:

  • Merancang pengalaman IP address.

  • Memasang jaringan nirkabel.

  • Mengonfigurasi switch.

  • Mengonfigurasi routing perangkat dalam satu anon sistem.

  • Mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan antar otonom sistem.

Lebih dari Sekadar Teknis

Bagi para peserta, momen ini bukan hanya tentang mempelajari kabel dan perangkat jaringan. Ini adalah tentang membangun koneksi, berbagi antarpengetahuan, bertukar pengalaman, dan mendekat ke arah cita-cita. Hal ini membuktikan bahwa di dunia digital, siapa pun bisa menjadi pembelajar seumur hidup (lifelong learner).

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan sertifikasi tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk berkontribusi bagi kemajuan ekosistem digital Indonesia.


Label