Gambar: WhatsApp Image 2026 01 20 at 8 56 54 AM j

Cikarang (19/01/2026) – Salah satu unit pelaksana teknis Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi), yaitu Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) menerima kunjungan kerja dari Komisi I DPRD Provinsi Banten pada Senin (19/1). Kunjungan ini merupakan upaya Komisi I DPRD Provinsi Banten untuk memperkuat koordinasi dan konsultasi terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital, khususnya pada program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Provinsi Banten.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Transformasi Digital

Sebanyak 16 anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten dari berbagai fraksi mengikuti kunjungan kerja tersebut. Sekretaris BPSDM Komdigi, Kepala Pusbang Aparatur Komdigi, Kepala BPSDMP Kominfo Bandung, dan Kepala BPPTIK yang mewakili BPSDM Komdigi menerima langsung rombongan dan membuka ruang dialog strategis terkait penguatan SDM komunikasi dan digital.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran BPSDM Komdigi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital. Tim BPSDM Komdigi menilai Provinsi Banten memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional dengan karakteristik wilayah industri, logistik, pertumbuhan UMKM, serta pengembangan smart city yang membutuhkan dukungan SDM digital yang kompeten, adaptif, dan tersertifikasi.

Program BPPTIK dan BPSDM Komdigi

Pada sesi paparan, tim BPSDM Komdigi menjelaskan tiga fungsi utama yang berjalan, yaitu menyusun standar kompetensi bidang komunikasi dan digital, menyelenggarakan pelatihan berbasis standar dan platform digital, serta mengukur tingkat kematangan digital masyarakat melalui Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). Kepala BPPTIK memaparkan perannya sebagai unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan pelatihan, uji kompetensi, dan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Di BPPTIK juga menyediakan layanan jasa TIK serta fasilitas pelatihan terpadu untuk mendukung pengembangan talenta digital nasional.

Sepanjang tahun 2025, BPPTIK melatih lebih dari 5.500 peserta melalui berbagai skema Digital Talent Scholarship (DTS) dan program pelatihan berbasis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selain itu, BPPTIK telah mencetak 1.896 individu kompeten melalui uji sertifikasi SKKNI di berbagai bidang TIK.

IMDI Banten Melampaui Rata-rata Nasional

Tim BPSDM Komdigi turut memaparkan hasil pengukuran IMDI tahun 2025. Provinsi Banten mencatat skor IMDI sebesar 48,01, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 44,53. Meski demikian, BPSDM Komdigi menyoroti tantangan pada aspek literasi digital, pemberdayaan digital, dan keterampilan digital masyarakat.

Data menunjukkan bahwa 91 persen masyarakat Provinsi Banten belum pernah mengikuti pelatihan digital. Sehingga pemerintah daerah dan pusat perlu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan ASN dalam program pengembangan kompetensi digital.

Peluang Kerja Sama Pelatihan dan Sertifikasi

Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Banten menilai BPPTIK sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi TIK, khususnya yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui kunjungan kerja ini, Komisi I membuka peluang kerja sama untuk pengembangan kompetensi ASN dan tenaga kerja lokal di Provinsi Banten.

Tim BPSDM Komdigi juga memperkenalkan pemanfaatan platform Digitalent dan Diploy. Dua platform yang mengintegrasikan pelatihan, sertifikasi, serta penyaluran tenaga kerja digital ke dunia industri dan sektor pemerintahan.

Komitmen Tindak Lanjut Penguatan SDM Digital

Melalui diskusi dan sesi tanya jawab, kedua pihak menyepakati pentingnya sinergi berkelanjutan untuk mendukung visi dan misi pembangunan Provinsi Banten, khususnya dalam peningkatan indeks digitalisasi daerah. Ke depan, BPSDM Komdigi dan DPRD Provinsi Banten akan menindaklanjuti hasil pertemuan melalui koordinasi teknis dengan perangkat daerah terkait guna mempercepat transformasi digital yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. (Publikasi BPSDM Komdigi/L/RAF)


Label
kunjungan kerja, komisi i, dprd, provinsi banten, bpptik, sinergi, pengembangan, sdm digital